Marmut tidak mau makan, dan kenapa ini lebih mendesak daripada pada kucing
Pembuka
Marmut hewan yang sangat setia pada kebiasaannya. Dia makan hampir sepanjang hari, sedikit demi sedikit, tanpa berhenti lama. Karena itu, marmut yang melewatkan jam makannya sudah menyampaikan sesuatu, walau dia masih terlihat biasa saja.
Nasihat yang beredar untuk kucing sering dipakai di sini, dan di situlah letak masalahnya. Kucing yang mogok makan sehari sering masih bisa diamati. Marmut tidak punya kelonggaran yang sama, sebab pencernaannya menuntut isi yang bergerak terus menerus.
Halaman ini membantu Anda memutuskan malam ini, bukan menyusun teori tentang pencernaannya.
1. Yang tidak bisa ditunggu
Hubungi dokter hari itu juga, jangan menunggu besok, bila muncul salah satu dari ini:
Dua yang paling sering diremehkan yaitu kotoran yang berkurang dan dagu yang basah. Kotoran tanda paling jujur bahwa isi perutnya masih berjalan. Dagu yang basah biasanya bukan soal haus, melainkan tanda dia kesakitan saat mengunyah dan berhenti menelan air liurnya.
- Berhenti makan sepenuhnya, termasuk menolak makanan yang biasanya paling dia sukai
- Kotorannya berkurang jelas, mengecil, atau berhenti sama sekali
- Duduk membungkuk di sudut dan tidak mau bergerak
- Menggemeretakkan gigi keras-keras, atau merintih saat disentuh perutnya
- Perutnya membesar, keras, atau terdengar bunyi berlebihan
- Dagu, leher, dan dada bagian atas selalu basah oleh air liur
- Napasnya cepat, atau badannya terasa dingin
2. Kenapa pada marmut jaraknya lebih pendek
Pencernaan marmut bekerja seperti pabrik yang tidak boleh berhenti. Isinya harus terus bergerak, dan gerakan itu bergantung pada serat kasar yang masuk sepanjang hari. Saat dia berhenti makan, gerakannya melambat, perutnya terasa penuh dan nyeri, dan nyeri itu membuatnya makin enggan makan. Keadaannya berputar memburuk tanpa perlu sebab tambahan.
Ada dua hal lagi yang memperpendek jaraknya. Marmut tidak bisa muntah, sehingga isi yang menumpuk tidak punya jalan keluar ke atas. Dan tubuhnya tidak bisa membuat sendiri vitamin C seperti kebanyakan hewan lain, sehingga marmut yang berhenti makan juga langsung berhenti menerima zat yang dia butuhkan setiap hari.
3. Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Jangan memuasakannya sampai lapar. Nasihat itu berlaku untuk hewan lain, dan di sini justru mempercepat pemburukan
- Jangan memberi obat kembung manusia apa pun bentuknya, tanpa anjuran
- Jangan memaksa memberi makan atau minum lewat mulut pada marmut yang lemas atau yang perutnya keras, sebab dia bisa tersedak
- Jangan memijat perutnya keras-keras. Nasihat ini beredar luas dan berbahaya bila penyebabnya penyumbatan
- Jangan mengganti pakannya mendadak, apalagi dengan buah dan sayur manis yang membuat dia makin menolak rumput kering
- Jangan menunggu sampai pagi bila kotorannya sudah berhenti
4. Sebab yang lazim
- Gigi geraham yang tumbuh terus dan melukai lidah atau pipi, sebab yang paling sering
- Serat kasar yang kurang, yaitu terlalu banyak pelet dan terlalu sedikit rumput kering
- Kekurangan zat yang tidak bisa dibuat sendiri oleh tubuhnya, terutama vitamin C
- Nyeri dari sebab lain, termasuk gangguan saluran kemih yang lazim pada marmut
- Gangguan saluran napas, sering menyusul kandang yang lembap atau berdebu
- Perubahan pakan yang mendadak
- Stres, misalnya pindah kandang, kedatangan hewan baru, atau suara ribut terus menerus
5. Yang biasanya dikerjakan dokter
- Menimbang badannya, lalu menilai nyeri dan keadaan umumnya
- Memeriksa gigi, termasuk gigi belakang yang tidak bisa dinilai hanya dengan membuka mulut dan menuntut alat khusus
- Meraba perut untuk membedakan gas dengan isi padat
- Mengurangi nyeri lebih dulu, sebab nyeri sendiri memperlambat pencernaannya
- Memberi cairan bila diperlukan
- Menanyakan susunan pakan, terutama berapa banyak rumput kering yang benar-benar dimakan
- Rontgen bila dugaannya mengarah ke akar gigi, penyumbatan, atau saluran kemih, dan ini menuntut alat yang tidak bisa dibawa ke rumah
6. Pertanyaan yang sering muncul
Dia masih mau sayur tetapi menolak rumput kering, apakah itu aman?
Justru itu tanda yang perlu diperiksa. Marmut yang hanya memilih makanan lunak biasanya sedang menghindari mengunyah, dan sebab tersering di baliknya masalah gigi.
Berapa lama marmut boleh tidak makan?
Jauh lebih pendek daripada kucing. Yang dinilai bukan sudah berapa hari, melainkan apakah kotorannya masih keluar seperti biasa.
Apakah sama dengan kelinci?
Sebagian besar mirip, dan bacaan tentang kelinci masih berguna. Bedanya, marmut punya kebutuhan vitamin C yang harus datang dari pakannya setiap hari.
Kotorannya berkurang, apakah itu penting?
Itu keterangan paling berguna yang bisa Anda kumpulkan di rumah. Perhatikan jumlah dan ukurannya, sebab keduanya berubah lebih dulu sebelum tanda lain muncul.
Apakah bisa diperiksa di rumah?
Sebagian besar pemeriksaan awalnya bisa. Pemeriksaan gigi belakang dan rontgen menuntut fasilitas, dan itu disampaikan sejak awal, bukan setelah dokter tiba.
7. Penutup
Sebutkan kapan terakhir dia makan, bagaimana keadaan kotorannya sejak kemarin, dan apakah dagunya basah. Tiga keterangan itu sudah cukup untuk menilai seberapa cepat dia perlu ditangani.