Sugar glider stres dan menggigiti diri, apa yang sebenarnya terjadi
Pembuka
Menggigiti diri sendiri terlihat seperti persoalan perilaku, dan karena itu sering dijawab dengan mainan baru atau perhatian tambahan. Sebagian memang membaik dengan cara itu. Sebagian lagi tidak, sebab yang mendasarinya rasa nyeri di bagian yang dia gigiti.
Yang membuat keadaan ini berbeda dari kebiasaan buruk pada hewan lain yaitu kecepatannya. Sugar glider punya tangan yang lincah dan gigi yang tajam, dan dia bekerja pada satu titik sepanjang malam. Kulit yang semalam masih utuh bisa menjadi luka terbuka pada pagi harinya.
Halaman ini membantu Anda memisahkan yang perlu ditangani malam ini dari yang perlu diperbaiki dalam beberapa pekan ke depan.
1. Yang tidak bisa ditunggu
Hubungi dokter hari itu juga bila muncul salah satu dari ini:
Butir ketiga yang paling menentukan. Menggigiti yang terpusat di daerah bawah badan atau di bekas jahitan hampir selalu menunjuk ke nyeri di bawah kulit, bukan ke kebosanan, dan memperbaiki kandang saja tidak akan menghentikannya.
- Ada luka terbuka, apa pun ukurannya, atau ada darah di kandang
- Dia menggigiti satu titik yang sama berulang kali dan tidak bisa dialihkan
- Titik yang digigiti berada di sekitar pangkal ekor, perut bawah, atau bekas tindakan bedah
- Bagian yang digigiti membengkak, memerah, atau berbau
- Dia berhenti makan, atau tidak mau keluar dari kantong tidurnya saat malam
- Berputar-putar, kejang, atau kehilangan keseimbangan
- Tangan atau kakinya terasa dingin dan dia meringkuk terus
2. Kenapa pada sugar glider jaraknya lebih pendek
Sugar glider hewan berkoloni. Di alam dia hidup dalam kelompok, tidur berdempetan, dan saling merawat bulu. Dipelihara sendirian bukan sekadar membuatnya sepi, melainkan menempatkannya dalam tekanan yang berjalan terus, dan tekanan itu keluar sebagai perilaku yang melukai diri sendiri.
Di atas itu dia hewan malam yang bertubuh kecil. Semua yang dia kerjakan berlangsung saat Anda tidur, sehingga perilaku ini sering baru ketahuan setelah lukanya ada. Tubuh sekecil itu juga membuat luka yang terlihat kecil bagi Anda sudah tergolong dalam baginya, dan cadangan yang dia punya untuk melewati infeksi jauh lebih tipis daripada pada anjing.
3. Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Jangan mengoleskan obat, salep, atau cairan pembersih luka milik manusia. Dia akan menjilatnya, dan sebagian bahan berbahaya bila tertelan
- Jangan membuat corong atau pembalut darurat sendiri. Sugar glider melepasnya dengan cepat, dan usaha melepasnya sering menambah luka baru
- Jangan mengurungnya sendirian di ruang terang dengan maksud mengawasi, sebab tidur siang yang terganggu menambah tekanan yang justru sedang jadi masalah
- Jangan menganggapnya kebiasaan yang akan hilang sendiri
- Jangan mengubah semuanya sekaligus, yaitu kandang, pakan, dan teman, sebab bila membaik Anda tidak akan tahu bagian mana yang menolong
4. Sebab yang lazim
- Dipelihara sendirian, padahal dia hewan yang hidup berkelompok
- Kandang yang terlalu sempit, atau tinggi tetapi tanpa cabang dan tempat bersembunyi
- Tidur siangnya terganggu cahaya, suara, atau lalu lalang orang
- Nyeri dari sebab lain, termasuk masa sesudah tindakan bedah
- Gangguan saluran kemih dan kelamin, sering muncul sebagai gigitan di daerah bawah badan
- Pakan yang tidak seimbang dalam waktu lama
- Kulit yang gatal karena luka, jamur, atau parasit
- Perubahan besar, misalnya pindah rumah atau berganti pemilik
5. Yang biasanya dikerjakan dokter
- Menilai luka, termasuk seberapa dalam dan apakah sudah ada tanda infeksi
- Mencari sumber nyeri tepat di bawah atau di dekat titik yang dia gigiti
- Memeriksa kulit, bulu, gigi, dan berat badannya
- Mengurangi nyeri lebih dulu, sebab selama masih nyeri dia akan kembali ke titik yang sama
- Menangani luka dengan cara yang memperhitungkan dia bisa menjangkaunya lagi
- Menanyakan susunan kandang, teman sekandang, pakan, dan jam terang gelap di ruangan itu
- Menyusun perubahan lingkungan secara bertahap supaya pengaruhnya bisa dinilai
6. Pertanyaan yang sering muncul
Apakah sugar glider sebaiknya dipelihara berpasangan?
Dia hewan berkelompok, dan hidup sendirian salah satu tekanan yang paling sering ada di belakang perilaku ini. Waktu dan cara memperkenalkan teman baru perlu dibicarakan dulu.
Dia menggigiti dirinya hanya pada malam hari, apakah itu wajar?
Malam memang jam kerjanya, jadi waktunya tidak membuktikan apa-apa. Yang perlu dinilai berapa lama dia melakukannya dan apakah selalu di titik yang sama.
Lukanya kecil sekali, apakah masih bisa ditunggu?
Ukuran luka pada hewan sebesar ini menipu. Luka yang dibuka lagi tiap malam tidak menutup sendiri, dan satu malam sudah cukup untuk mengubah keadaannya.
Kalau kandangnya diperbaiki, apakah gigitannya berhenti?
Kadang berhenti, tetapi hanya bila memang sebabnya di sana. Rasa nyeri perlu disingkirkan lebih dulu, sebab kandang terbaik pun tidak menghentikan hewan yang kesakitan.
Apakah bisa diperiksa di rumah?
Pemeriksaan awal dan penilaian kandangnya justru lebih baik dikerjakan di rumah, sebab susunan kandang dan kebiasaannya bisa dilihat langsung.
7. Penutup
Sebutkan di bagian tubuh mana dia menggigiti, sejak kapan mulai, dan apakah dia tinggal sendirian atau punya teman sekandang. Tiga keterangan itu sudah cukup untuk menilai seberapa cepat dia perlu ditangani.