Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Vaksin kucing: apa saja, berapa kali, dan jadwalnya

Vaksin kucing: apa saja, berapa kali, dan jadwalnya

· 3 menit baca

Pembuka

Pertanyaan tentang vaksin hampir selalu sama bentuknya: apa saja yang perlu, umur berapa, berapa kali, dan apakah harus diulang. Halaman ini menjawabnya berurutan.

1. Kenapa vaksin diberikan bertahap, bukan sekali

Yang bisa saya tulis tanpa menunggu: anak kucing membawa perlindungan dari induknya, dan perlindungan itu berkurang seiring umur. Karena waktunya berbeda pada tiap anak, pemberian dilakukan bertahap agar tidak ada celah yang terlewat.

2. Jenis yang biasanya diberikan

Ada dua kelompok, dan keduanya dipakai untuk hal yang berbeda.

Kelompok pertama, yang diberikan ke hampir semua kucing. Satu suntikan ini memuat tiga penyakit sekaligus:

  • Panleukopenia, menyerang saluran cerna dan sel darah putih, dan paling berbahaya pada anak kucing
  • Calicivirus, menyebabkan sariawan di mulut dan gangguan saluran napas atas
  • Rhinotracheitis, penyakit saluran napas atas yang cenderung kambuhan seumur hidup

Kelompok kedua ditambahkan sesudahnya, bukan sejak pemberian pertama. Chlamydia, penyebab mata merah berair yang menular, masuk pada pemberian kedua. Rabies masuk pada pemberian ketiga.

Rabies berdiri sendiri dan tidak ikut dalam suntikan tiga penyakit tadi. Ia penting di wilayah kami: Jawa Barat dan Banten, yang mencakup Bogor, Depok, Bekasi, dan Tangerang, masih berstatus daerah tertular rabies. DKI Jakarta memang berstatus bebas rabies, tetapi status itu dipertahankan justru dengan vaksinasi, bukan tanpa vaksinasi.

3. Jadwalnya

Tiga kali pemberian pada tahun pertama, lalu diulang tiap tahun. Umurnya bukan angka yang kami karang, melainkan batas yang tertulis di label vaksin yang kami pakai.

  • Pemberian pertama, umur 9 minggu. Panleukopenia, calicivirus, dan rhinotracheitis, ketiganya dalam satu suntikan
  • Pemberian kedua, umur 12 sampai 13 minggu. Tiga tadi, ditambah chlamydia
  • Pemberian ketiga, umur 16 minggu. Tiga tadi, ditambah chlamydia dan rabies
  • Seterusnya, sekali setahun. Satu dosis tiap tahun

Tiga hal yang sering ditanyakan tentang jadwal ini.

Kenapa chlamydia tidak ikut dari awal. Sediaan yang memuat chlamydia baru boleh diberikan pada umur 12 minggu ke atas. Jadi pemberian pertama memakai sediaan tanpa chlamydia, dan chlamydia menyusul di pemberian kedua.

Kenapa yang ketiga menunggu sampai 16 minggu. Anak kucing membawa antibodi dari induknya, dan antibodi itu bisa menghalangi kerja vaksin. Pada sebagian anak kucing, antibodi tersebut baru benar-benar turun mendekati umur 16 minggu. Pemberian terakhir yang jatuh sebelum umur itu berisiko tidak terpakai. Inilah alasan rangkaian ini tidak diselesaikan lebih cepat meskipun kelihatannya bisa.

Kalau anak kucing baru dibawa ke dokter di umur lebih besar. Rangkaiannya tidak perlu diulang dari nol. Yang menentukan bukan jumlah suntikan, melainkan jarak antar pemberian dan umur saat pemberian terakhir. Sebutkan umurnya saat menghubungi kami, jadwalnya kami sesuaikan.

Kalau jadwalnya telat. Terlambat tidak berarti seluruh rangkaian diulang dari nol, tetapi jaraknya menentukan berapa kali lagi perlu diberikan. Bila jaraknya sudah cukup jauh, biasanya diberikan dua kali lagi dengan jarak 3 sampai 4 minggu. Sebutkan tanggal pemberian terakhirnya saat menghubungi kami, dan bawa catatan dari dokter sebelumnya bila ada.

4. Yang perlu dipastikan sebelum divaksin

  • Keadaannya sehat pada hari itu. Hewan yang sedang sakit sebaiknya menunggu
  • Sudah diberi obat cacing sesuai anjuran
  • Umur dan berat badannya sesuai
  • Riwayat vaksinasi sebelumnya, bila ada
  • Bila baru diadopsi, ada masa penyesuaian sebelum divaksin

5. Sesudah divaksin

Yang lazim dan biasanya singkat: sedikit lemas, kurang berselera, dan nyeri di tempat suntikan.

Yang TIDAK lazim dan perlu dihubungi saat itu juga: bengkak di wajah, muntah berulang, gatal hebat, napas terganggu, atau lemas berat. Ini jarang, dan justru karena jarang ia perlu disebutkan supaya dikenali.

6. Kenapa banyak yang memilih di rumah

  • Tidak ada perjalanan yang membuatnya panik
  • Tidak bertemu hewan lain yang mungkin sedang sakit di ruang tunggu
  • Suhu tubuhnya tidak naik karena stres perjalanan, sehingga penilaian sebelum vaksin lebih mewakili keadaannya yang sebenarnya
  • Beberapa kucing di rumah bisa dikerjakan sekaligus

7. Pertanyaan yang sering muncul

Vaksin kucing apa saja yang wajib?

Tiga yang dianggap dasar untuk semua kucing: panleukopenia, calicivirus, dan rhinotracheitis. Ketiganya ada dalam satu suntikan. Rabies juga dianggap dasar di wilayah yang masih tertular, dan sebagian besar wilayah layanan kami termasuk di dalamnya. Chlamydia berstatus tambahan, bukan dasar, dan ia ikut karena berada dalam sediaan yang sama.

Kucing di dalam rumah terus, apakah tetap perlu?

Tetap perlu, dan vaksin dasarnya tidak dikurangi. Penularan tidak selalu terjadi lewat pertemuan langsung antar kucing. Virus panleukopenia sangat tahan di lingkungan dan bisa bertahan sampai satu tahun, lalu terbawa masuk ke rumah lewat alas kaki, pakaian, atau tangan orang yang baru dari tempat lain. Kucing yang tidak pernah keluar rumah tetap bisa bertemu virusnya di dalam rumah. Karena itu status di dalam rumah tidak menjadi alasan melewatkan vaksin dasar.

Kucing dewasa yang belum pernah divaksin, bagaimana?

Tidak perlu mengikuti rangkaian anak kucing. Kucing yang sudah melewati umur 16 minggu cukup diberi dua kali dengan jarak 3 sampai 4 minggu, lalu diulang setahun sekali. Umur berapa pun masih boleh memulai, asalkan keadaannya sehat pada hari itu.

Berapa biayanya?

Kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat, lengkap dengan apa saja yang termasuk. Angkanya tidak kami cantumkan di halaman ini, dan itu disengaja: kebutuhan tiap kucing berbeda, dan angka yang dipasang di halaman sering tidak cocok dengan keadaan yang sebenarnya. Ceritakan dulu keadaannya, baru kami sebutkan biayanya.

Kalau terlambat dari jadwal, mengulang dari awal?

Tidak diulang dari nol. Yang berubah adalah berapa kali lagi perlu diberikan, dan itu ditentukan oleh jarak dari pemberian terakhir. Bila jaraknya sudah jauh, umumnya diberikan dua kali lagi dengan jarak 3 sampai 4 minggu.

Boleh divaksin saat sedang hamil?

Sebaiknya tidak. Vaksin yang kami pakai berjenis hidup yang dilemahkan, dan jenis itu tidak dianjurkan untuk induk yang sedang bunting. Bila kucing Anda sedang bunting atau Anda belum yakin, sampaikan lebih dulu supaya waktunya diatur ulang.

Sebutkan umurnya dan riwayat vaksinnya

Dari dua hal itu jadwalnya bisa disusun, termasuk bila catatan sebelumnya sudah hilang atau tidak pernah ada.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya