Cacingan kucing dan anjing: jadwal deworming dan jenis cacing
Pembuka
Cacingan termasuk masalah yang paling sering pada kucing dan anjing, tetapi sering luput. Peliharaan bisa cacingan tanpa ada cacing yang terlihat di kotorannya.
Cacing yang sudah terlihat di kotoran atau muntahan biasanya berarti jumlahnya sudah banyak. Karena itu obat cacing diberikan menurut jadwal, tanpa menunggu cacingnya terlihat.
1. Kenapa cacingan perlu dianggap serius
Bila jumlahnya banyak, cacing di saluran cerna bisa menimbulkan:
- Berat badan turun walau makannya normal
- Perut membesar, terutama pada anak kucing dan anak anjing
- Kekurangan darah karena cacing tambang mengisap darah
- Usus tersumbat bila cacingnya sangat banyak pada peliharaan kecil
- Daya tahan turun sehingga mudah terkena penyakit lain
- Penularan ke manusia, terutama anak kecil
2. Empat jenis cacing yang sering ditemukan
- Cacing gelang: panjang seperti mi, putih krem, 5 sampai 15 cm. Menular lewat kotoran, air susu induk, dan pada anjing lewat kandungan, sehingga anak kucing dan anak anjing hampir selalu membawanya sejak lahir
- Cacing pita: pipih dan beruas, potongannya mirip butir beras di sekitar dubur. Tertular lewat kutu yang tertelan, jadi kutunya harus ikut ditangani
- Cacing tambang: kecil dan mengisap darah dari dinding usus. Masuk lewat mulut atau kulit kaki, dan bisa berakibat fatal pada anak kucing dan anak anjing
- Cacing jantung: hidup di jantung dan pembuluh paru, ditularkan nyamuk, dan hanya terdeteksi lewat tes darah
3. Tanda cacingan
- Cacing di kotoran atau muntahan, tanda yang paling jelas tetapi sudah tahap lanjut
- Menggesekkan pantat ke lantai
- Perut buncit walau badannya kurus
- Bulu kusam dan berat badan turun
- Mencret, kadang berdarah
- Gusi pucat
- Batuk menetap dan cepat lelah pada anjing, yang bisa mengarah ke cacing jantung
4. Jadwal obat cacing yang lazim
Ini patokan umum. Jadwal pastinya ditetapkan dokter sesudah menimbang berat badan dan menilai kebiasaan peliharaan Anda.
Jadwal anak kucing dan anak anjing lebih rapat karena obat membasmi cacing dewasa di usus, sedangkan larva yang masih berpindah baru terjangkau setelah tumbuh dewasa.
- Anak kucing dan anak anjing: pertama pada umur 2 sampai 3 minggu, diulang tiap 2 sampai 3 minggu sampai umur 12 minggu, lalu tiap bulan sampai umur 6 bulan
- Dewasa: tiap 3 bulan untuk kebanyakan kucing dan anjing rumahan
- Tiap bulan untuk yang sering keluar rumah, sering bertemu hewan lain, atau tinggal serumah dengan anak kecil, bayi, atau ibu hamil
- Anjing: pencegahan cacing jantung tiap bulan sepanjang tahun
- Induk bunting dan menyusui: obat yang aman untuk masa itu, menurut arahan dokter
5. Memberikan obat cacing dengan benar
- Pakai obat yang diresepkan dokter sesuai berat dan kondisinya. Bentuknya ada tablet dan ada yang diteteskan di tengkuk
- Versi kucing dan versi anjing berbeda, jangan tertukar
- Timbang berat badannya, jangan menaksir
- Pastikan tablet tertelan, karena kucing kadang memuntahkannya
- Jangan memandikan menjelang dan sesudah pemberian obat tetes
- Tanyakan dulu sebelum menggabungkan beberapa produk, karena kandungannya bisa tumpang tindih
- Angkat kotoran segera sesudah pemberian, lalu cuci tangan
6. Cacing hewan bisa menular ke manusia
Anak umur 1 sampai 7 tahun paling berisiko, karena sering bermain di tanah lalu memasukkan tangan ke mulut.
- Telur cacing gelang dari kotoran bisa tertelan, lalu larvanya berpindah ke organ dalam atau mata
- Larva cacing tambang bisa menembus kulit orang yang berjalan tanpa alas kaki, dan menimbulkan ruam gatal yang berkelok
- Cacing pita bisa tertular bila anak tidak sengaja menelan kutu
- Pencegahannya: obat cacing terjadwal, mengangkat kotoran segera, mencuci tangan anak sesudah bermain, dan memakai alas kaki di halaman
7. Pertanyaan yang sering muncul
Peliharaan saya tidak terlihat sakit, perlukah tetap diberi obat cacing?
Perlu. Cacingan ringan sering tanpa gejala, dan cacing yang terlihat di kotoran biasanya sudah tahap lanjut. Obat cacing rutin juga melindungi anggota keluarga, terutama anak kecil.
Bolehkah obat cacing manusia dipakai untuk kucing atau anjing?
Jangan. Walau sebagian bahannya mirip, takaran dan bentuknya berbeda, sehingga risiko salah takar tinggi. Sebagian obat cacing manusia juga berbahaya bagi hewan. Pakai obat yang diresepkan dokter sesuai berat badannya.
Melihat cacing di kotoran, perlu ke dokter atau cukup diberi obat?
Untuk kucing atau anjing dewasa yang sehat, obat cacing sesuai berat badan biasanya cukup, lalu diulang sesuai jadwal. Hubungi dokter bila peliharaan masih anak, sudah tua, sedang sakit, mencret berdarah, perutnya membesar, atau lemas. Dokter Kalyan Vet bisa menimbang dan memeriksanya di rumah di Jabodetabek.
Berapa lama sesudah diberi obat cacingnya keluar?
Cacing dewasa biasanya mati dalam sehari, lalu keluar bersama kotoran 1 sampai 3 hari berikutnya, dan itu wajar. Bila cacing masih terus keluar sesudah 3 sampai 5 hari, hubungi dokter.
Sebutkan kapan terakhir diberi obat cacing, jadwalnya disusun dari situ
Sebutkan jenis, umur, dan berat peliharaan, kapan terakhir diberi obat cacing, dan apakah ada anak kecil di rumah. Sertakan pin lokasi Anda.