Checkup rutin kucing dan anjing: kapan dan apa yang diperiksa
Pembuka
"Kucing saya sehat-sehat saja, kenapa harus ke dokter?" Pertanyaan ini wajar, tetapi peliharaan yang tampak sehat dari luar belum tentu bebas masalah di dalam.
Dokter hewan tidak hanya untuk saat sakit. Pemeriksaan rutin menemukan masalah lebih awal, saat penanganannya masih lebih ringan.
1. Kenapa tampak sehat saja tidak cukup
Beberapa penyakit berjalan lama tanpa tanda yang terlihat:
- Penyakit ginjal menahun, yang gejalanya baru muncul saat sebagian besar fungsi ginjal sudah hilang, padahal tes darah bisa menemukannya jauh lebih awal
- Kelenjar tiroid yang terlalu aktif pada kucing, yang berkembang perlahan dan lebih mudah ditangani bila ditemukan dini
- Penyakit gigi dan gusi, yang sangat sering pada peliharaan dewasa dan jarang tampak sakit, padahal kumannya bisa merusak jantung, ginjal, dan hati
- Kegemukan yang datang bertahap, sebelum sempat memicu kencing manis atau masalah sendi
2. Yang diperiksa saat checkup
Pemeriksaan fisik untuk semua umur meliputi:
- Berat badan dan body condition score
- Suhu tubuh, detak dan irama jantung, pola napas, dan suara paru
- Rabaan perut untuk menilai hati, limpa, usus, dan ginjal
- Mata, telinga, gigi, dan gusi
- Kulit, bulu, kelenjar getah bening, serta sendi dan cara bergerak
3. Pemeriksaan tambahan bila perlu
Untuk peliharaan berumur atau yang punya keluhan, dokter bisa menambahkan pemeriksaan berikut. Sampel darah bisa diambil di rumah, sedangkan rontgen dan USG memerlukan fasilitas, dan bila perlu kami bantu merujuk.
- Tes darah lengkap untuk sel darah, infeksi, dan kurang darah
- Tes kimia darah untuk ginjal, hati, gula darah, dan elektrolit
- Tes tiroid, terutama pada kucing tua
- Pemeriksaan urine untuk fungsi ginjal, kristal, dan infeksi
- Pemeriksaan kotoran untuk parasit usus
- Pengukuran tekanan darah, terutama pada kucing dengan penyakit ginjal
- USG perut untuk melihat bentuk organ
4. Seberapa sering menurut umur
Patokan umum berikut disesuaikan dokter dengan keadaan masing-masing:
- Tahun pertama, anak anjing dan anak kucing: di setiap kunjungan vaksin, untuk memantau vaksin, cacing, dan pertumbuhan
- Dewasa sampai tujuh tahun: minimal setahun sekali, termasuk pemeriksaan fisik lengkap, pengulangan vaksin, dan berat badan
- Di atas tujuh tahun: lebih rapat, sering setiap enam bulan, dengan tes darah dan urine, dan makin rapat pada usia yang lebih tua
- Peliharaan dengan penyakit menahun: sesuai jadwal dari dokter, bisa setiap tiga bulan
5. Checkup di rumah
Peliharaan yang diperiksa di rumah umumnya lebih tenang. Perjalanan dan suasana klinik bisa menaikkan detak jantung dan tekanan darah, sehingga hasil yang diambil di rumah kadang lebih mewakili keadaannya.
Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di wilayah Jabodetabek dengan peralatan pemeriksaan dasar, termasuk untuk mengambil sampel darah.
6. Pertanyaan yang sering muncul
Seberapa sering kucing dan anjing harus checkup?
Peliharaan dewasa di bawah tujuh tahun yang sehat minimal setahun sekali. Di atas tujuh tahun, jaraknya lebih rapat, sering setiap enam bulan, karena organ mulai berubah lebih cepat. Peliharaan dengan penyakit menahun mengikuti jadwal dari dokter.
Apa saja yang diperiksa saat general checkup?
Berat badan, kondisi tubuh, suhu, detak jantung, napas, rabaan perut, serta mata, telinga, gigi, kulit, dan bulu. Untuk checkup lengkap atau peliharaan tua, ditambah tes darah dan urine, kadang rontgen atau USG, serta tinjauan vaksin dan pencegahan parasit.
Apakah peliharaan yang terlihat sehat tetap perlu checkup?
Justru itu gunanya checkup. Penyakit ginjal menahun, gangguan tiroid, kencing manis, dan kanker tahap awal sering tidak menunjukkan gejala sampai cukup parah. Tes darah di tahap awal membuat penanganannya jauh lebih ringan.
Berapa biaya checkup rutin kucing atau anjing?
Biayanya bergantung pada cakupan pemeriksaan, misalnya pemeriksaan fisik saja atau ditambah tes darah dan urine. Untuk checkup di rumah oleh dokter Kalyan Vet, perkiraan biaya disampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat.
Apakah checkup dan vaksin bisa dilakukan sekaligus?
Bisa, dan cukup praktis. Saat vaksinasi, dokter biasanya melakukan pemeriksaan fisik singkat lebih dulu sebagai standar. Tes darah atau urine bisa dijadwalkan terpisah sesuai kebutuhan.
Jadwalkan checkup sebelum ada keluhan
Kirim lewat WhatsApp jenis dan umur peliharaan, kapan terakhir diperiksa, serta pin lokasi. Kami bantu menentukan pemeriksaan yang sesuai umurnya.