CKD kucing senior: tanda awal, tahapan, dan pakan ginjal
Pembuka
Kucing tua yang minumnya makin banyak sering dianggap sekadar haus. Padahal itu salah satu tanda paling awal penyakit ginjal kronis, dan tanda yang paling berharga karena muncul jauh sebelum yang lain.
Halaman ini menjelaskan tanda awalnya, arti tahapan yang dipakai dokter, dan kapan pakan ginjal benar-benar dibutuhkan.
1. Apa yang terjadi pada ginjalnya
Ginjal menyaring sisa metabolisme dari darah, mengatur cairan, dan menjaga keseimbangan mineral. Pada penyakit ginjal kronis, jaringannya rusak bertahap dan tidak dapat pulih.
Kerusakan ini berjalan berbulan-bulan sampai bertahun-tahun. Kucing juga pandai menyembunyikan sakitnya, jadi gejalanya sering baru terlihat ketika sebagian besar fungsi ginjal sudah hilang.
2. Kenapa kucing tua rentan
- Jaringan ginjal ikut menua seperti organ lain
- Bertahun-tahun ginjal memproses obat dan zat dari makanan
- Tekanan darah tinggi, kelebihan hormon tiroid, dan kencing manis sering menyertainya
- Infeksi atau dehidrasi berat di masa lalu meninggalkan jaringan parut
- Beberapa ras dilaporkan lebih rentan, antara lain persia, maine coon, dan abyssinian
3. Tanda awal yang sering dilewatkan
- Minum dan kencing lebih banyak. Ini biasanya tanda pertama. Perhatikan kotak pasirnya, gumpalan yang makin besar dan makin sering adalah sinyalnya.
- Berat badan turun perlahan walau masih mau makan. Tulang punggung dan panggul mulai terasa saat dipegang.
- Nafsu makan menurun bertahap, makan jadi lebih lambat dan pilih-pilih.
- Bulu kusam dan kurang terawat, karena kucing terlalu lelah atau mual untuk menjilati badannya.
- Pada tahap lanjut: muntah sesekali, sembelit, bau mulut menyengat, sariawan, dan lebih banyak tidur.
Timbang kucing tua tiap bulan. Penurunan 5 persen atau lebih dalam beberapa bulan sudah cukup untuk memeriksakan ginjalnya.
4. Tahap 1 sampai 4
Dokter membagi penyakit ginjal kronis menjadi empat tahap, dihitung dari hasil darah dan diperinci dengan tekanan darah serta kadar protein di urine.
- Tahap 1: fungsi ginjal mulai turun, tetapi hasil darahnya masih di batas normal. Biasanya ketahuan dari urine yang tidak lagi pekat. Kucing masih terlihat biasa saja.
- Tahap 2: penanda ginjal di darah mulai naik. Sebagian kucing mulai minum dan kencing lebih banyak.
- Tahap 3: penandanya naik lebih jauh dan gejalanya sudah jelas, yaitu nafsu makan turun, berat badan berkurang, dan kadang muntah.
- Tahap 4: tahap akhir. Kucing sering mual, susah makan, dan mudah dehidrasi. Perhatian berpindah ke kenyamanannya.
Angka batas tiap tahap adalah keputusan dokter, karena umur, kecukupan cairan, dan penyakit lain ikut menentukan artinya. Jangan menahap sendiri dari satu angka di lembar hasil.
5. Pemeriksaan yang dipakai dokter
- Darah lengkap beserta kimia darahnya, untuk menilai penanda ginjal, fosfat, kalium, dan kekurangan darah merah
- Penanda ginjal yang lebih peka, yang dapat naik lebih awal. Tidak semua laboratorium menyediakannya, jadi tanyakan dulu
- Pemeriksaan urine, terutama kepekatannya. Urine yang encer padahal kucing minum banyak sangat mengarah ke penyakit ginjal
- Kadar protein di urine, karena kebocorannya memperburuk perjalanan penyakit
- Pengukuran tekanan darah, karena tekanan tinggi merusak mata, jantung, dan otak bila dibiarkan
- USG ginjal, untuk melihat ukuran dan bentuknya serta menyingkirkan batu atau tumor
Kucing sering tertekan berat di tempat asing, dan tekanan itu menaikkan angka tekanan darahnya secara semu. Pengambilan sampel di rumah lebih mewakili keadaan sehari-hari.
6. Pakan ginjal, dan kapan mulai dipakai
- Pada tahap awal, protein hewani bermutu tetap penting dan tidak perlu diturunkan. Membatasi protein untuk berjaga-jaga justru mempercepat otot menyusut.
- Bagian terpenting pakan ginjal adalah pembatasan fosfor, bahkan lebih penting daripada pembatasan proteinnya.
- Pakan ginjal yang ketat biasanya mulai dipertimbangkan menjelang tahap 3, sesuai hasil darah dan urine, bukan otomatis sejak diagnosis ditegakkan.
- Perpindahannya bertahap 2 sampai 4 minggu, dicampur dengan pakan lama, dan dicoba beberapa tekstur. Pakan ginjal yang tidak dimakan tidak memberi manfaat apa pun.
- Bila kucing tahap lanjut menolaknya dan beratnya terus turun, dokter sering memilih supaya kucing mau makan apa saja lebih dulu.
- Perbanyak makanan basah dan sediakan air di beberapa titik, karena kucing dengan penyakit ginjal mudah dehidrasi.
7. Pemantauan rutin
Kucing tahap 2 dan 3 umumnya dikontrol tiap 2 sampai 4 bulan. Yang dipantau: penanda ginjal, fosfat, kalium, kadar sel darah merah, tekanan darah, berat badan, dan urine. Tahap 4 butuh kontrol lebih rapat.
8. Pertanyaan yang sering muncul
Apa tanda paling awal penyakit ginjal kronis pada kucing?
Minum dan kencing lebih banyak, biasanya diikuti berat badan yang turun perlahan walau masih mau makan. Keduanya sering dikira wajar pada kucing tua, padahal justru sinyal untuk memeriksakan ginjalnya.
Apakah kucing dengan penyakit ginjal harus langsung makan pakan ginjal?
Tidak selalu. Pada tahap awal yang lebih menentukan adalah kecukupan cairan dan pemantauan fosfor. Pakan ginjal yang ketat biasanya mulai dipertimbangkan menjelang tahap 3, sesuai hasil darah dan urine.
Apakah protein harus dikurangi supaya ginjal tidak terbebani?
Tidak pada tahap awal. Protein hewani bermutu tetap dibutuhkan supaya otot tidak menyusut, dan yang lebih menentukan adalah pembatasan fosfor. Pengurangan protein hanya dilakukan atas penilaian dokter.
Bisakah sampel darah dan urine diambil di rumah?
Bisa. Kalyan Vet mengambil sampel darah dan urine serta memeriksa keadaan umum di rumah se-Jabodetabek, sehingga kucing tidak perlu dibawa bepergian. Untuk USG ginjal, kami bantu merujuk.
Timbang dan catat, lalu periksakan ginjalnya
Kirim lewat WhatsApp umur kucing, berat badan sekarang dan beberapa bulan lalu, perubahan minum dan kotak pasirnya, serta pin lokasi Anda.