Grooming kucing bulu panjang Persia dan Anggora: gimbal dan hairball
Pembuka
Kucing bulu panjang seperti Persia dan Anggora perlu disisir rutin: setiap hari untuk Persia, dan beberapa kali seminggu untuk Anggora. Menyisir teratur adalah cara utama mencegah gimbal dan hairball.
Sebagian besar perawatannya bisa dilakukan di rumah dengan alat sederhana dan sesi pendek yang menyenangkan.
1. Kenapa bulu panjang mudah gimbal dan hairball
Persia punya lapisan bawah yang tebal dan halus. Bulu mati yang tidak tersisir keluar terjebak di antara bulu yang tumbuh, terpelintir, lalu dalam beberapa hari menjadi gumpalan yang menempel ke kulit.
Anggora berbulu lebih halus dan ringan, jadi sedikit lebih jarang kusut, tetapi tetap perlu disisir, terutama di bagian yang sulit dijangkau lidah kucing.
Lidah kucing punya tonjolan kecil seperti kait, sehingga bulu lepas ikut tertelan saat kucing menjilati badan. Semakin banyak bulu yang Anda sisir keluar, semakin sedikit yang tertelan.
2. Alat yang perlu disiapkan
- Sikat kawat halus, dipakai dengan tekanan lembut supaya tidak menggores kulit
- Sisir bergigi jarang untuk mengurai, dan sisir bergigi rapat untuk memeriksa sisa kusut
- Alat pengurang rontok, cukup sesekali karena pemakaian berlebihan mengiritasi kulit
- Gunting berujung bulat, hanya untuk merapikan sekitar dubur dan sela jari
- Handuk dan pengering
3. Cara menyisir yang aman
Untuk Persia, sisir setiap hari. Untuk Anggora, 3 sampai 4 kali seminggu, dan lebih sering saat rontoknya sedang banyak.
- Pilih saat kucing tenang, misalnya sesudah makan atau saat mengantuk
- Mulai dari bagian yang disukai kucing, seperti kepala, pipi, dan punggung
- Sisir searah tumbuhnya bulu, dari kepala ke arah ekor, bagian demi bagian
- Angkat bulu luar dan sisir dari akarnya, karena kusut terbentuk di lapisan bawah
- Batasi sesi 10 sampai 15 menit, lalu beri camilan. Bila kucing mulai meronta, lanjutkan besok
4. Bagian yang paling sering gimbal
- Belakang telinga dan bawah dagu
- Ketiak depan dan lipatan kaki belakang
- Paha bagian dalam
- Pangkal ekor dan sekitar dubur
- Bulu di belakang paha
5. Menangani gimbal dengan aman
Gumpalan kecil yang masih longgar boleh diurai sendiri. Pegang pangkal gimbal dekat kulit supaya tarikannya tidak sampai ke kulit, lalu urai perlahan dengan jari atau sisir bergigi jarang dari ujung ke arah dalam, dalam beberapa sesi pendek.
Gimbal yang padat dan menempel ketat paling aman dicukur dengan alat cukur oleh tangan yang terlatih, bukan digunting di rumah. Yang sebaiknya dihindari:
- Menggunting gimbal, karena kulit ikut terangkat ke dalam gumpalan dan mudah tersayat
- Menarik atau menyisir paksa gimbal yang padat
- Memandikan kucing yang masih bergimbal, karena air membuat gumpalan makin rapat
6. Memandikan seperlunya
Kucing bulu panjang tidak perlu sering dimandikan, karena rajin membersihkan diri. Mandi diperlukan bila bulunya benar-benar kotor atau lengket, atau atas anjuran dokter.
Bila memang perlu, urai semua gimbal dulu, lalu keringkan sampai lapisan bawahnya benar-benar kering sambil terus disisir. Kelembapan yang terperangkap di dekat kulit memicu iritasi.
7. Menekan hairball
Jangan memberi minyak goreng atau minyak zaitun. Minyak dapur dicerna tubuh sehingga tidak melumasi, dan minyak yang dipaksakan ke mulut bisa masuk ke saluran napas.
- Sisir rutin, karena bulu yang sudah disisir keluar tidak akan tertelan
- Sediakan air bersih di beberapa tempat, dan pertimbangkan makanan basah
- Tanyakan dokter soal pakan tinggi serat untuk hairball, terutama bila kucing punya penyakit lain
8. Kapan perlu diperiksa dokter
Bila kucing berulang kali mencoba muntah tanpa hasil, tidak mau makan lebih dari sehari, lemas, atau perutnya membesar, itu bukan hairball biasa. Kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan, atau segera ke klinik hewan terdekat bila keadaannya tidak bisa menunggu.
- Kulit di balik bulu merah, gatal, berkerak, berketombe tebal, botak, atau berbau
- Ada luka, misalnya tersayat saat merapikan gimbal, atau koreng dan kemerahan yang meluas
- Gimbal parah yang menempel ke kulit
- Kucing panik hebat, agresif, atau terengah-engah setiap kali disisir
9. Pertanyaan yang sering muncul
Kucing Persia saya banyak gimbal, bolehkah digunting sendiri?
Sebaiknya tidak, terutama gimbal yang menempel ketat. Kulit kucing tipis dan ikut terangkat ke dalam gumpalan, sehingga mudah tersayat gunting tanpa terasa. Gumpalan kecil yang masih longgar boleh diurai pelan dengan jari sambil memegang pangkalnya.
Seberapa sering kucing Persia perlu disisir?
Idealnya setiap hari. Lapisan bawah Persia bisa kusut hanya dalam beberapa hari bila dilewatkan. Menyisir beberapa menit tiap hari jauh lebih ringan daripada sesekali menyisir lama saat bulunya sudah kusut parah.
Apakah kucing bulu panjang harus sering dimandikan?
Tidak. Kucing rajin membersihkan dirinya sendiri, dan mandi hanya perlu bila bulunya benar-benar kotor atau atas anjuran dokter. Untuk mencegah gimbal, menyisir rutin jauh lebih penting daripada sering memandikan.
Kucing saya muntah hairball hampir tiap minggu, apakah normal?
Muntah hairball sesekali pada kucing bulu panjang masih wajar, apalagi saat rontoknya banyak. Waspadai bila kucing berulang kali mencoba muntah tanpa hasil, tidak mau makan lebih dari sehari, lemas, atau perutnya membesar. Dokter Kalyan Vet bisa memeriksanya di rumah di Jabodetabek.
Kirim foto gimbal atau kulitnya sebelum mencoba merapikan sendiri
Sebutkan jenis dan umur kucing, bagian yang gimbal atau berubah, dan apakah kucing mudah stres saat disisir. Sertakan pin lokasi Anda.