Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Kesehatan ayam dan unggas: penyakit umum, tanda bahaya, dan biosekuriti

Kesehatan ayam dan unggas: penyakit umum, tanda bahaya, dan biosekuriti

· 3 menit baca

Pembuka

Memelihara ayam terlihat sederhana, cukup diberi pakan, air, dan tempat berteduh. Bedanya dengan kucing atau anjing, unggas hidup berkelompok, sehingga satu ekor yang sakit bukan masalah satu ekor saja. Penyakitnya menyebar cepat, dan seluruh kandang bisa terdampak dalam beberapa hari.

Halaman ini merangkum penyakit yang umum, tanda bahayanya, dan biosekuriti sederhana. Kalyan Vet melayani kucing, anjing, kelinci, hamster, sugar glider, burung, dan kura-kura, dan tidak menangani ayam maupun unggas lain. Untuk pemeriksaan ayam, hubungi dokter hewan yang menangani unggas.

1. Penyakit yang paling sering ditemui

Unggas berbagi tempat pakan, tempat minum, dan lantai kandang, jadi kuman mudah berpindah lewat kotoran, ingus, dan debu bulu. Sebagai hewan mangsa, unggas juga tampak normal selama mungkin, sehingga saat gejalanya jelas penyakitnya sudah menyebar. Banyak penyakit unggas bergejala mirip, jadi diagnosis pasti tetap butuh pemeriksaan langsung.

  • Tetelo (Newcastle Disease), virus yang sangat menular. Tandanya gangguan napas, diare kehijauan, dan yang khas tanda saraf berupa leher terpuntir, kepala berputar, atau lumpuh
  • Flu burung (Avian Influenza), sebagian jenisnya menular ke manusia. Cirinya kematian mendadak dalam jumlah banyak, jengger dan pial membiru, serta pembengkakan di kepala
  • Ngorok (Chronic Respiratory Disease), gangguan napas menahun berupa ngorok, bersin, ingus, dan mata berair, memburuk saat kandang lembap
  • Snot (Infectious Coryza), pembengkakan wajah sering di satu sisi, ingus berbau tidak sedap, dan mata lengket
  • Berak kapur (Pullorum), kotoran putih seperti kapur yang mengeras di sekitar dubur, terutama berbahaya pada anak ayam
  • Berak darah (Koksidiosis), kotoran berdarah atau kecoklatan pada ayam muda, dipercepat oleh alas kandang yang basah
  • Cacar unggas (Fowl Pox), bintil atau keropeng di jengger dan kulit tanpa bulu, kadang luka di mulut
  • Cacingan serta kutu dan tungau, membuat unggas kurus walau makan, jengger pucat, dan gelisah

2. Tanda umum unggas sakit

  • Lesu, menyendiri, dan bulu mengembang
  • Tidak mau makan atau tidak mau minum
  • Napas berbunyi, megap-megap, atau bersin
  • Jengger dan pial pucat atau membiru
  • Kotoran berdarah, berkapur putih, kehijauan, atau sangat cair
  • Pembengkakan di wajah, mata, atau kepala
  • Tanda saraf seperti leher terpuntir atau lumpuh
  • Produksi telur turun mendadak pada ayam petelur
  • Beberapa ekor sakit atau mati bersamaan

Tanda terakhir paling penting. Pada unggas, beberapa ekor sakit bersamaan adalah sinyal wabah, dan sebagiannya berisiko menular ke manusia.

3. Biosekuriti, pertahanan yang paling menentukan

Biosekuriti adalah kebiasaan sederhana untuk mencegah kuman masuk ke kandang dan menyebar di dalamnya.

  • Karantina unggas baru sebelum digabung ke kawanan, karena ini pintu masuk penyakit yang paling sering diabaikan
  • Pisahkan unggas yang sakit, dan urus yang sehat lebih dulu sebelum menyentuh yang sakit
  • Jaga kandang bersih, kering, dan berventilasi baik
  • Batasi orang yang keluar masuk kandang, cegah kontak dengan burung liar dan tikus
  • Jangan meminjam peralatan kandang tanpa membersihkannya
  • Pakai air minum bersih, simpan pakan agar tidak lembap
  • Cuci tangan sebelum dan sesudah menangani unggas
  • Jangan membiarkan bangkai di area kandang

Vaksinasi juga bagian dari pencegahan. Programnya dirancang bersama dokter hewan unggas sesuai jenis unggas dan keadaan kandang, bukan meniru jadwal orang lain.

4. Yang bisa dilakukan di rumah

  • Pisahkan yang sakit dari kawanan secepatnya
  • Sediakan tempat hangat, kering, dan tenang untuk yang lemah
  • Pastikan air minum bersih selalu tersedia
  • Catat napas, kotoran, nafsu makan, dan jumlah yang sakit
  • Rekam foto atau video, karena membantu penilaian dokter
  • Jaga kebersihan diri sesudah menangani unggas sakit

Jangan menebak penyakitnya lalu memberi obat sendiri. Karena gejalanya mirip, obat yang keliru menunda penanganan yang benar dan kadang berbahaya.

5. Kapan harus memanggil dokter hewan unggas

  • Beberapa unggas sakit atau mati mendadak bersamaan
  • Ada tanda saraf seperti leher terpuntir, kepala berputar, atau lumpuh
  • Sesak napas berat atau napas berbunyi yang memburuk
  • Jengger membiru, atau ada pembengkakan di kepala dan wajah
  • Kotoran berdarah, atau unggas berhenti makan dan minum
  • Ada kecurigaan flu burung

Untuk kematian unggas mendadak dalam jumlah banyak, laporkan juga ke petugas kesehatan hewan setempat.

6. Pertanyaan yang sering muncul

Satu ayam saya sakit, apakah harus langsung dipisahkan?

Ya. Unggas hidup berkelompok dan penyakitnya menyebar cepat lewat kotoran, air minum, dan udara kandang. Memisahkan yang sakit sedini mungkin adalah langkah paling penting untuk melindungi yang lain.

Apakah semua penyakit ayam menular ke manusia?

Tidak semua, tetapi beberapa bisa, terutama flu burung. Jaga kebersihan diri saat menangani unggas sakit, hindari kontak tanpa pelindung bila ada kematian mendadak, dan laporkan ke petugas kesehatan hewan setempat.

Vaksin apa yang perlu untuk ayam peliharaan saya?

Kebutuhannya bergantung pada jenis unggas, usia, dan keadaan kandang. Tetelo umum dicegah dengan vaksinasi, tetapi programnya dirancang bersama dokter hewan unggas, bukan meniru jadwal orang lain.

Apakah Kalyan Vet melayani ayam dan unggas?

Tidak. Kalyan Vet melayani kucing, anjing, kelinci, hamster, sugar glider, burung, dan kura-kura di Jabodetabek. Untuk ayam dan unggas lain, hubungi dokter hewan yang memang menangani unggas.

Untuk ayam dan unggas, hubungi dokter hewan unggas

Bila di rumah Anda juga ada kucing, anjing, kelinci, hamster, sugar glider, burung peliharaan, atau kura-kura di Jabodetabek, ceritakan keluhannya lewat WhatsApp, sebutkan jenis dan usianya, lalu kirim pin lokasi.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya