Kucing atau anjing mencret berdarah dan lemas, kapan darurat
Pembuka
Mencret bercampur lendir dan darah segar dengan bau amis bukan sekadar salah makan. Darah segar menandakan dinding usus sedang terluka atau meradang.
Bila disertai lemas, keadaannya bisa memburuk dalam hitungan jam, terutama pada anak kucing dan anak anjing yang kehilangan cairan jauh lebih cepat.
1. Warna darah menunjuk asalnya
- Hitam pekat seperti aspal: perdarahan di lambung atau usus bagian atas, misalnya karena tukak lambung atau penyakit ginjal
- Merah segar bercampur lendir: usus besar yang meradang, sering karena virus atau parasit
2. Penyebab yang paling sering
- Virus panleukopenia pada kucing dan parvo pada anjing, terutama yang vaksinnya belum lengkap. Keduanya merusak dinding usus dan sangat mematikan bila tidak ditangani
- Parasit usus seperti giardia dan koksidia dari air atau lingkungan yang kotor, sering pada anak kucing dan anak anjing
- Benda asing seperti duri ikan, serpihan tulang ayam, atau plastik yang melukai usus
- Diare berdarah mendadak pada anjing ras kecil, sering sesudah stres atau makanan berlemak
3. Kapan tidak boleh ditunggu
Bila muncul salah satu tanda berikut, kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan. Peliharaan yang sudah terkulai atau gusinya pucat perlu segera dibawa ke klinik hewan terdekat.
- Anak kucing atau anak anjing, atau yang vaksinnya belum lengkap
- Kotoran hitam seperti aspal, atau darahnya banyak
- Disertai muntah berulang
- Lemas, gusi pucat, atau tidak mau minum
- Kulit tengkuk yang dicubit lambat kembali, tanda kekurangan cairan
4. Langkah awal di rumah
- Air minum tetap tersedia, jangan menahan minumnya
- Pada kucing atau anjing dewasa yang masih segar, dokter kadang menganjurkan mengistirahatkan makan sebentar, tetapi jangan lebih dari sehari
- Anak kucing dan anak anjing jangan dipuasakan, karena cadangan gulanya cepat habis
- Bila dokter menganjurkan, beri makanan lunak tanpa bumbu seperti ayam rebus dan nasi lembek, porsi kecil tetapi sering
- Foto kotorannya untuk ditunjukkan kepada dokter
5. Bersihkan lingkungannya
Virus panleukopenia dan parvo bertahan berbulan-bulan di lingkungan, dan pembersih lantai biasa tidak cukup membunuhnya. Pel lantai dan cuci kandang dengan pemutih pakaian yang diencerkan sesuai petunjuk kemasan, bilas, lalu biarkan kering sebelum peliharaan kembali ke tempat itu.
6. Jangan memberi obat diare manusia
Obat diare manusia menghentikan gerakan usus. Kuman dan racunnya ikut tertahan di dalam, sehingga usus bisa rusak berat dan infeksi menyebar ke seluruh tubuh.
7. Pertanyaan yang sering muncul
Apa bedanya mencret biasa dan mencret berdarah?
Mencret berdarah menandakan dinding usus terluka, bukan sekadar salah makan. Penyebabnya bisa virus, parasit, atau benda tajam yang tertelan, dan kehilangan cairannya bisa cepat. Karena itu mencret berdarah perlu dinilai dokter lebih cepat daripada mencret biasa.
Bolehkah memberi obat diare manusia pada kucing atau anjing?
Jangan. Obat diare manusia melumpuhkan gerakan usus sehingga kuman dan racunnya tertahan di dalam. Akibatnya usus bisa rusak berat dan infeksi menyebar. Langkah yang aman: pastikan peliharaan tetap minum sambil menghubungi dokter.
Kapan harus memanggil dokter untuk mencret berdarah?
Segera bila ada darah disertai muntah, lemas, bau amis menyengat, atau tanda kekurangan cairan. Anak kucing dan anak anjing jangan ditunggu sama sekali, karena kekurangan cairan pada tubuh sekecil itu bisa mematikan dalam hitungan jam.
Bisa ditangani di rumah?
Pemeriksaan dan pengobatan awal bisa di rumah. Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di Jabodetabek, menilai kekurangan cairan, memberi pengobatan diare, dan mengambil sampel darah bila perlu. Peliharaan yang sudah terkulai membutuhkan rawat inap, dan kami bantu merujuk.
Foto kotorannya, lalu hubungi hari ini
Kirim foto kotoran, jenis dan umur peliharaan, status vaksin, berapa kali mencret hari ini, dan pin lokasi Anda.