Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Kucing tersedak atau batuk, cara membedakannya

Kucing tersedak atau batuk, cara membedakannya

· 3 menit baca

Pembuka

Tiga kejadian yang berbeda sering dilaporkan dengan satu kalimat yang sama, yaitu kucing saya seperti tersedak. Ketiganya batuk, muntah, dan sumbatan jalan napas yang sesungguhnya, dan ketiganya menuntut langkah yang tidak sama.

Batuk pada kucing punya bentuk badan yang khas. Dia menunduk, lehernya memanjang lurus ke depan hampir sejajar lantai, sikunya membuka, badannya meringkuk, lalu terdengar bunyi kering berulang. Di akhirnya dia sering menelan atau mengeluarkan sedikit busa, dan justru busa itu yang membuat pemilik menyimpulkan dia sedang berusaha mengeluarkan bulu.

Muntah berbeda. Ia didahului perut yang menarik bergelombang, dan yang keluar berupa cairan bercampur isi lambung. Sumbatan jalan napas yang sesungguhnya jarang terjadi pada kucing, datang mendadak, dan terlihat sebagai panik, bukan bunyi kering yang berulang berhari-hari.

1. Yang tidak bisa ditunggu

Berangkat ke fasilitas sekarang bila Anda melihat:

  • Gusi atau lidahnya kebiruan, keunguan, atau keabuan
  • Dia bernapas dengan mulut terbuka, sebab kucing hampir tidak pernah melakukannya kecuali keadaannya sudah berat
  • Perutnya terlihat bekerja keras naik turun saat bernapas
  • Dia panik mendadak, mencakar-cakar mulutnya, dan tidak bisa mengeluarkan suara
  • Ada benda terlihat tersangkut di mulut atau tenggorokannya
  • Dia batuk sampai tidak bisa berbaring, dan hanya mau duduk dengan leher memanjang
  • Batuknya memburuk jelas dalam hitungan jam
  • Anak kucing yang batuk disertai lemas

Napas dengan mulut terbuka termasuk tanda yang paling sering terlambat dikenali. Pada anjing hal itu biasa, pada kucing tidak. Kucing yang membuka mulut untuk bernapas membutuhkan pertolongan saat itu juga.

2. Yang biasanya masih bisa diamati di rumah

Batuk kering sesekali pada kucing yang tetap ceria, tetap makan, dan gusinya merah muda, umumnya bisa diamati beberapa hari, dengan satu syarat, yaitu Anda merekamnya.

  • Rekam video saat serangan batuknya terjadi, sepanjang sepuluh sampai dua puluh detik
  • Rekam dari samping agar bentuk badan dan lehernya terlihat jelas
  • Hitung napasnya saat dia tidur pulas, satu kali naik turun dada dihitung satu, selama satu menit penuh, lalu catat angkanya tiap hari
  • Catat berapa kali sehari dan pada waktu apa, misalnya sesudah bermain atau pada dini hari
  • Perhatikan apakah ada yang keluar di akhir batuknya, dan seperti apa bentuknya

Video menyelesaikan perdebatan batuk atau muntah dalam beberapa detik, sesuatu yang sulit dicapai dengan kalimat.

3. Yang sebaiknya tidak dilakukan

  • Jangan memasukkan jari ke mulut kucing yang sedang panik. Gigitan saat panik menembus dalam, dan benda yang tersangkut justru bisa terdorong makin ke dalam
  • Jangan mengguncang atau menggantungnya terbalik
  • Jangan memberi obat batuk milik manusia
  • Jangan memberi pelicin bulu berulang sebagai jawaban atas batuk yang menetap, sebab ia tidak menyentuh saluran napas sama sekali
  • Jangan memakai obat nyamuk bakar, pengharum semprot, atau merokok di ruangan tempat kucing yang batuk berada

4. Sebab yang lazim

  • Penyempitan saluran napas bawah yang berulang, yang pada kucing menjadi sebab batuk menahun paling sering dan tidak mereda sendiri
  • Infeksi saluran napas, baik bagian atas maupun bagian bawah
  • Cacing yang bersarang di paru
  • Bulu yang tertelan, walau ia lebih sering menimbulkan muntah daripada batuk
  • Iritasi oleh asap, debu, pasir berdebu, dan pengharum ruangan
  • Benda asing yang terhirup
  • Penyakit jantung, dan penumpukan cairan di dalam rongga dada

5. Yang biasanya dikerjakan dokter

  • Menonton video yang Anda rekam, dan sering inilah yang memutuskan arahnya
  • Menghitung napas dan menilai cara dadanya bergerak
  • Mendengarkan dada dengan teliti di beberapa titik
  • Menilai warna gusi dan lidahnya
  • Rontgen dada, sebab gambar inilah yang memisahkan saluran napas dari jantung
  • Memeriksa kotoran untuk mencari cacing paru
  • Memberi oksigen lebih dulu bila napasnya sudah berat, sebelum pemeriksaan apa pun

6. Pertanyaan yang sering muncul

Kucing saya seperti mau mengeluarkan bulu tapi tidak ada yang keluar, itu apa?

Sebagian besar kejadian seperti itu ternyata batuk, bukan usaha mengeluarkan bulu. Rekam videonya, lalu perhatikan apakah perutnya menarik bergelombang atau justru lehernya memanjang.

Pelicin bulu apakah menyelesaikan batuk?

Tidak. Bila batuknya berulang tiap pekan, pemberian pelicin bulu hanya menunda pemeriksaan yang sebenarnya dibutuhkan.

Berapa napas per menit yang dianggap tidak wajar?

Angka pastinya ditentukan dokter, tetapi yang bisa Anda kerjakan yaitu mencatat angka harian saat dia tidur. Kecenderungan yang naik dari hari ke hari sudah cukup menjadi alasan.

Apakah bisa diperiksa di rumah?

Pemeriksaan awal, mendengarkan dada, dan pemeriksaan kotoran bisa dikerjakan di rumah. Rontgen dada dan pemberian oksigen menuntut fasilitas.

Rekam satu serangannya, lalu hubungi dengan video itu

Sebutkan apakah lehernya memanjang atau perutnya menarik bergelombang, berapa kali sehari, dan berapa napasnya per menit saat tidur. Tiga keterangan itu memisahkan batuk dari muntah sejak percakapan pertama.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya