Kucing tidak bisa pup, berapa lama masih aman
Pembuka
Sebelum menghitung sudah berapa hari dia tidak pup, ada satu hal yang harus dipastikan lebih dulu, dan hal ini yang paling sering tertukar di rumah. Kucing yang bolak-balik ke kotak pasir lalu mengejan lama tanpa hasil belum tentu sedang sembelit. Bisa jadi yang berhenti justru air seninya, dan keadaan itu jauh lebih gawat.
Dari luar keduanya terlihat hampir sama. Kucing jongkok lama, mengejan, keluar dari kotak, lalu masuk lagi. Halaman ini memisahkan keduanya lebih dulu, baru menjawab pertanyaan soal berapa lama.
1. Yang tidak bisa ditunggu
Ini hitungan jam, bukan hari. Berangkat ke fasilitas sekarang bila kucing Anda mengejan di kotak pasir dan Anda menemukan salah satu dari ini:
- Tidak ada satu pun gumpalan air seni di pasir selama dua belas jam terakhir, padahal dia terus bolak-balik ke kotak
- Dia mengeong atau menjerit saat mengejan
- Dia berulang kali menjilat bagian bawah tubuhnya
- Perut bagian bawah terasa seperti bola kencang dan dia menolak disentuh di situ
- Ada darah menetes, atau air seni keluar hanya setetes dua tetes
- Dia muntah, lemas, atau berhenti makan bersamaan dengan mengejan itu
Cara tercepat memisahkannya yaitu dengan memeriksa pasirnya, bukan dengan menebak dari tingkah lakunya. Kucing sembelit hampir selalu masih mengeluarkan air seni, jadi gumpalan basah tetap ada di pasir. Kucing yang saluran kencingnya tersumbat meninggalkan pasir yang kering. Sumbatan ini lebih sering terjadi pada kucing jantan, dan jaraknya dari keadaan yang tidak tertolong hanya satu sampai dua hari.
2. Yang biasanya masih bisa diamati di rumah
Bila air seninya jelas masih keluar normal dan dia tetap makan serta ceria, barulah pertanyaan soal lama waktu menjadi pantas ditanyakan.
- Satu hari tanpa pup pada kucing yang tetap makan umumnya masih wajar
- Dua hari tanpa pup sudah pantas dicatat dan diperhatikan
- Lewat tiga hari sebaiknya diperiksa, walau dia terlihat masih segar
- Berapa pun lamanya, bila disertai muntah atau berhenti makan, jangan menunggu
- Kapan terakhir Anda melihat kotoran di pasir, dan apakah bentuknya keras dan kecil
- Berapa gumpalan air seni yang Anda temukan tiap hari
- Berapa banyak air yang dia minum, dan apakah dia makan makanan basah
Yang berguna dicatat selama mengamati:
3. Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Jangan memberi minyak apa pun lewat mulut. Minyak yang tidak tertelan sempurna bisa masuk ke saluran napas, dan akibatnya jauh lebih berat daripada sembelitnya
- Jangan memakai cairan pencahar dubur untuk manusia. Sebagian jenisnya beracun bagi kucing dan bisa mematikan
- Jangan mencolok dubur dengan benda apa pun, termasuk batang berkapas
- Jangan menekan atau memijat perutnya untuk memaksa kotoran keluar
- Jangan mengganti pasir atau memindahkan kotak saat dia sedang bermasalah
4. Sebab yang lazim
- Kurang minum, terutama pada kucing yang hanya makan makanan kering
- Pasir yang kotor, kotak yang terlalu kecil, atau kotak yang letaknya ramai
- Bulu yang tertelan dan menumpuk bersama kotoran
- Nyeri saat jongkok, misalnya karena sendi, punggung, atau luka di sekitar dubur
- Kurang gerak, dan kelebihan berat badan
- Panggul yang menyempit akibat cedera lama, sehingga jalan keluarnya sempit
- Usus besar yang melebar dan kehilangan daya dorong pada kucing yang sering sembelit
- Penyakit ginjal yang membuat tubuhnya kekurangan cairan secara menahun
5. Yang biasanya dikerjakan dokter
- Meraba perut untuk membedakan tumpukan kotoran keras dari kandung kemih yang penuh, dan pembedaan inilah yang mengubah seluruh langkah berikutnya
- Menilai dehidrasi, gusi, dan suhu
- Memeriksa daerah bawah ekor, termasuk kelenjar di sisi dubur
- Rontgen bila perlu menilai seberapa jauh tumpukan itu dan seberapa lebar ususnya
- Memberi cairan, sebab kotoran yang keras hampir selalu berdampingan dengan kekurangan cairan
- Mengeluarkan tumpukan kotoran dengan pembiusan bila sudah terlalu keras untuk didorong
- Membicarakan pencegahan jangka panjang bila kejadiannya berulang
6. Pertanyaan yang sering muncul
Bagaimana memastikan yang berhenti itu pup, bukan pipis?
Periksa pasirnya. Cari gumpalan basah bekas air seni. Bila selama setengah hari tidak ada satu pun gumpalan sementara dia terus mengejan, perlakukan sebagai sumbatan kencing, bukan sembelit.
Kucing tidak pup tiga hari tapi makan seperti biasa, gawat?
Belum tentu gawat, tetapi sudah pantas diperiksa. Sembelit yang dibiarkan berulang membuat usus besar melebar, dan pelebaran itu sulit dikembalikan.
Boleh memberi makanan basah untuk melancarkan?
Menambah makanan basah dan menambah titik air minum termasuk langkah yang masuk akal pada kucing yang belum bermasalah berat. Itu pencegahan, bukan penanganan keadaan yang sudah macet.
Apakah bisa ditangani di rumah?
Penilaian awal, perabaan perut, dan pemberian cairan bisa dikerjakan di rumah. Pengeluaran tumpukan yang keras dan penanganan sumbatan kencing memerlukan fasilitas.
Periksa pasirnya dulu, lalu hubungi dengan keterangan yang lengkap
Sebutkan kapan terakhir dia pup, berapa gumpalan air seni yang Anda temukan hari ini, dan apakah dia masih mau makan. Tiga keterangan itu yang paling menentukan apakah ini hitungan hari atau hitungan jam.