Memandikan kucing, perlu atau tidak, dan kapan sebaiknya jangan
Pembuka
Pertanyaan yang paling sering datang soal ini sederhana: seberapa sering kucing perlu dimandikan. Jawabannya mungkin mengejutkan. Kucing yang sehat umumnya tidak perlu dimandikan sama sekali.
Kucing membersihkan dirinya dengan teliti. Lidahnya dipenuhi tonjolan kecil yang melengkung, yang meratakan air liur dan minyak alami ke seluruh bulu dan kulit, sekaligus menjaga keduanya tetap sehat.
1. Keadaan yang memang menuntut mandi
- Kucing berbulu panjang, yang bulunya mudah kusut dan kotor
- Kucing yang terlalu gemuk atau sulit bergerak, sehingga tidak sanggup menjangkau bagian tertentu tubuhnya
- Kucing dengan gangguan kulit atau bulu
- Mandi dengan sampo obat atas anjuran dokter, misalnya untuk kutu yang berat, alergi, atau jamur kulit
- Bulu yang terkena bahan kotor atau berbahaya yang tidak boleh sampai tertelan saat dia menjilat
2. Kapan sebaiknya jangan dimandikan
- Saat kucing sedang lemas atau sakit
- Saat napasnya cepat atau berat. Memandikannya dengan harapan dia segar kembali justru menambah beban
- Anak kucing yang lemah. Badan yang basah mempercepat hilangnya panas
- Sesudah operasi, sampai dokter menyatakan lukanya boleh terkena air
- Menjelang pemberian obat kutu tetes. Mandi yang terlalu dekat membuat obat yang menempel di kulit ikut terbawa, dan itu salah satu penyebab obat kutu terasa tidak bekerja
3. Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Jangan memakai sabun cuci piring atau sampo manusia
- Jangan memandikan berulang hampir tiap hari. Kulit yang terlalu sering dicuci kehilangan lapisan pelindungnya
- Jangan meninggalkan bulunya lembap sesudah mandi, terutama di lipatan kulit dan sela jari
- Jangan memaksa kucing yang sangat ketakutan
Kucing yang tidak suka dimandikan bisa sangat tertekan. Memaksanya berulang kali tidak hanya membuatnya stres, tetapi juga dapat merusak kedekatannya dengan Anda.
4. Bila memang perlu dimandikan
- Sisir bulunya lebih dulu untuk melepaskan bulu yang kusut
- Siapkan semua perlengkapan sebelum kucing dibawa ke tempat mandi
- Gunakan air hangat, bukan panas
- Jaga air tidak masuk ke telinga, mata, dan hidung
- Bilas sampai bersih, karena sisa sampo yang tertinggal dapat terjilat
- Keringkan dengan handuk sampai benar-benar kering, termasuk sela jari dan lipatan kulit
- Tempatkan di ruangan yang hangat dan tidak berangin sampai bulunya kering
5. Pertanyaan yang sering muncul
Berapa kali kucing perlu dimandikan?
Kucing sehat umumnya tidak perlu dimandikan sama sekali karena merawat bulunya sendiri. Kucing yang memang membutuhkannya, misalnya yang berbulu panjang atau punya gangguan kulit, frekuensinya ditentukan menurut keadaannya.
Kucing saya bau, apakah perlu dimandikan?
Bau yang menetap sebaiknya dicari sumbernya lebih dulu. Ia bisa berasal dari telinga, mulut, kulit, atau bagian belakang tubuhnya, dan memandikan tidak menghilangkan sumbernya.
Apakah kucing boleh dimandikan sesudah divaksin?
Pastikan dulu keadaannya sehat dan tidak lemas. Tanyakan kepada dokter yang memberi vaksin, karena anjurannya menyesuaikan keadaan kucing pada hari itu.
Kucing saya berbulu panjang dan bulunya menggumpal, bagaimana?
Gumpalan yang menempel ke kulit sebaiknya tidak ditarik atau digunting sendiri, karena kulit di bawahnya mudah ikut terluka.
Kalau kulitnya gatal, berbau, atau bulunya rontok, cari dulu penyebabnya
Sebutkan keluhan kulit atau bulunya, sejak kapan terlihat, dan apakah dia sudah pernah dimandikan dengan sampo tertentu. Foto bagian yang berubah dari dekat.