Merawat kakatua, parkit, dan lovebird: pakan, kandang, perawatan
Pembuka
Kakatua, parkit, lovebird, cockatiel, dan conure termasuk burung paruh bengkok. Burung ini cerdas, suka bergaul, dan berumur panjang.
Banyak pemilik baru kaget saat tahu umurnya, dan saat tahu pakan biji saja memicu masalah kesehatan jangka panjang. Halaman ini merangkum kebutuhan dasarnya.
1. Umur dan asal-usul burung
- Parkit dan lovebird: sekitar 10 sampai 15 tahun
- Cockatiel: 15 sampai 25 tahun
- Conure: 20 sampai 30 tahun
- Kakatua besar: 50 sampai 80 tahun, sering melampaui umur pemiliknya
Beberapa kakatua asli Indonesia termasuk satwa dilindungi. Pastikan burung berasal dari penangkaran legal dengan dokumen yang jelas, bukan tangkapan alam yang juga sangat sulit beradaptasi.
2. Kandang yang cukup luas dan aman
Burung harus bisa membentangkan kedua sayap tanpa menyentuh dinding, dan idealnya bisa terbang pendek antartenggeran.
- Ukuran minimum: parkit dan lovebird 60 x 45 x 60 cm, cockatiel 60 x 60 x 90 cm, conure 80 x 80 x 120 cm, kakatua 90 x 90 x 150 cm
- Jarak jeruji untuk parkit dan lovebird paling lebar 1,2 cm supaya leher tidak terjepit
- Pilih baja tahan karat atau kawat berlapis, karena cat berbahan seng bisa meracuni burung yang suka menggigit jeruji
- Pasang beberapa tenggeran dari ranting kayu alami dengan ukuran berbeda, karena satu tenggeran plastik saja membuat telapak kaki luka
- Hindari kayu jeruk, ceri, persik, plum, dan pinus untuk tenggeran
Letakkan kandang di ruang keluarga yang ramai. Jauhkan dari dapur, embusan AC, matahari langsung sepanjang hari, asap rokok, dan pengharum ruangan.
3. Pakan seimbang, bukan biji saja
Campuran biji dari toko pakan, terutama biji bunga matahari, tinggi lemak dan miskin vitamin A serta kalsium. Bila menjadi pakan utama, burung mudah gemuk, hatinya berlemak, rentan infeksi saluran napas, dan tulangnya bermasalah.
Pedoman dokter hewan burung menganjurkan kira-kira:
- 60 persen pelet khusus burung paruh bengkok
- 30 persen sayur segar dan sedikit buah dengan warna beragam
- 10 persen biji dan kacang tanpa garam sebagai camilan
Sayur dan buah yang aman antara lain wortel, labu, ubi rebus, sawi, brokoli, paprika, apel tanpa biji, pepaya, dan mangga.
Pindah dari biji ke pelet secara bertahap selama 2 sampai 8 minggu, mulai dari seperempat pelet. Timbang burung tiap minggu, dan beratnya tidak boleh turun lebih dari 10 persen.
4. Yang berbahaya bagi burung di rumah
- Alpukat, cokelat, kopi, teh, alkohol, dan makanan asin
- Bawang merah, bawang putih, dan daun bawang
- Biji apel, pir, ceri, persik, dan plum
- Daun dan batang tomat atau kentang
- Asap dari wajan antilengket yang terlalu panas, yang bisa mematikan burung dengan cepat
- Asap rokok, vape, minyak atsiri, lilin aroma, parfum semprot, semprotan serangga, dan bau cat baru
5. Mainan dan waktu bersama setiap hari
Di alam, burung paruh bengkok hidup berkelompok. Tanpa kegiatan dan teman, burung bisa mencabuti bulu, berteriak terus, menggigit, atau mengulang gerakan yang sama.
- Sediakan mainan cari makan dan mainan kayu lunak atau kardus yang boleh dihancurkan
- Ganti mainan tiap satu sampai dua minggu
- Luangkan waktu bersama setiap hari, sekitar satu sampai dua jam untuk burung kecil dan lebih lama untuk burung besar
- Beri burung baru waktu satu sampai dua minggu untuk beradaptasi sebelum sering dipegang
- Sediakan 10 sampai 12 jam gelap untuk tidur malam
6. Tanda burung sakit yang perlu diperiksa
Burung pandai menyembunyikan sakit, jadi tanda yang terlihat biasanya muncul saat keadaannya sudah berjalan.
- Bulu mengembang terus sambil diam
- Lebih banyak tidur dan kurang bersuara
- Tulang dada terasa menonjol karena berat turun
- Kotoran berubah warna, sangat encer, berlendir, atau jumlahnya turun drastis
- Cairan dari hidung atau mata
- Napas berbunyi, atau ekor naik turun tiap bernapas
- Muntah disertai gemetar dan bulu mengembang
- Berhenti makan atau minum
- Betina mengejan tetapi telurnya tidak keluar
Napas berat, burung kecil yang berhenti makan, dan telur tersangkut termasuk gawat. Kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan. Bila napasnya sudah berat, segera ke klinik hewan terdekat karena mungkin butuh oksigen.
7. Pertanyaan yang sering muncul
Burung hanya mau makan biji bunga matahari, bagaimana cara mengubahnya?
Ubah pelan-pelan. Tawarkan sayur potong kecil di pagi hari saat burung paling lapar, sebelum memberi biji. Campur sedikit pelet ke biji favoritnya, naikkan bertahap selama 4 sampai 8 minggu, dan timbang beratnya tiap minggu.
Apakah burung perlu dimandikan?
Perlu, untuk menjaga bulu dan kulit, sekitar 2 sampai 7 kali seminggu sesuai jenis dan kesukaannya. Semprotkan air bersih dari atas seperti hujan, atau sediakan mangkuk dangkal. Jangan memakai sampo atau sabun apa pun.
Bolehkah burung tidur sekamar dengan pemiliknya?
Boleh, asal kamar bebas asap rokok, minyak atsiri, dan parfum semprot. Burung butuh 10 sampai 12 jam gelap untuk tidur, jadi tutup kandangnya di malam hari. Sebagian burung jadi terlalu lekat dan mudah menyerang, jadi amati perilakunya.
Burung tiba-tiba mencabuti bulunya sendiri, apa yang harus dilakukan?
Penyebabnya bisa parasit, infeksi kulit, kurang gizi, atau penyakit organ. Bisa juga karena bosan dan stres. Periksakan dulu untuk menyingkirkan penyebab medis. Sambil menunggu, perbaiki pakan, tambah mainan, dan kurangi pemicu stres.
Apakah Kalyan Vet bisa memeriksa burung di rumah?
Bisa. Kalyan Vet memeriksa burung di rumah di Jabodetabek, sehingga burung terhindar dari stres perjalanan yang bisa memicu gangguan napas. Saat menghubungi lewat WhatsApp, sebutkan jenis burung, gejalanya, dan sejak kapan.
Sebutkan jenis burung dan apa yang berubah
Lewat WhatsApp, ceritakan jenis dan umur burung, pakannya sehari-hari, dan gejala yang terlihat. Sertakan foto kotoran atau video napasnya, serta pin lokasi Anda.