Vaksinasi anjing DHPP dan rabies: jenis, jadwal, dan vaksin di rumah
Pembuka
Parvo bisa merenggut nyawa anak anjing dalam hitungan hari, dan rabies hampir selalu fatal begitu gejalanya muncul. Vaksinasi adalah cara paling sederhana dan ampuh untuk melindungi anjing Anda dari keduanya.
Halaman ini menjelaskan jenis vaksin anjing, jadwalnya dari anak anjing sampai dewasa, dan cara memesan vaksin ke rumah.
1. Mengenal jenis vaksin anjing
- DHPP, vaksin inti kombinasi untuk distemper, hepatitis (adenovirus), parvovirus, dan parainfluenza. Parvo dan distemper sangat berbahaya bagi anak anjing.
- Leptospirosis, penting di Jakarta dan sekitarnya yang rawan banjir dan genangan. Penyakit ini menular ke manusia, dan perlindungan vaksinnya relatif pendek sehingga umumnya diulang tiap tahun.
- Rabies, menular ke manusia dan fatal bila gejalanya sudah muncul, jadi pencegahan adalah satu-satunya jalan.
- Bordetella, untuk batuk kennel. Dianjurkan bagi anjing yang sering ke penitipan, grooming, taman anjing, atau tempat berkumpulnya anjing lain.
Kombinasi yang tepat bergantung pada umur, riwayat, dan gaya hidup anjing Anda.
2. Jadwal anak anjing, umur 6 sampai 16 minggu
Antibodi dari susu induk melindungi anak anjing di minggu-minggu awal, tetapi juga bisa menetralkan vaksin yang diberikan terlalu dini. Karena itu vaksin diberikan berseri:
- Umur 6 sampai 8 minggu: DHPP pertama, yang sering disebut vaksin parvo pertama
- Umur 10 sampai 12 minggu: DHPP kedua dan leptospirosis pertama
- Umur 14 sampai 16 minggu: DHPP terakhir dan rabies pertama
- Bila perlu: bordetella, sesuai gaya hidupnya
Jarak beberapa minggu antarsuntikan memastikan sedikitnya satu suntikan jatuh saat antibodi induk sudah turun. Jarak pastinya ditentukan dokter.
3. Booster saat dewasa
- Sekitar umur 1 tahun: booster DHPP, leptospirosis, dan rabies, setahun sesudah seri anak anjing selesai. Tanpa booster ini, perlindungannya bisa menurun.
- Tiap tahun sesudahnya: leptospirosis dan rabies, karena perlindungannya perlu diulang tahunan.
- DHPP: tahunan masih umum di Indonesia, sementara sebagian dokter memakai jarak beberapa tahun menurut pedoman WSAVA. Dokter menyesuaikannya dengan keadaan anjing Anda.
- Bordetella: umumnya tahunan bagi anjing yang sering ke tempat ramai.
4. Syarat sebelum vaksin
- Anjing harus sehat. Selalu ada pemeriksaan fisik singkat lebih dulu, karena vaksin hanya untuk anjing yang fit.
- Sebaiknya sudah bebas cacing. Jadwal obat cacing sering diselaraskan dengan jadwal vaksin.
- Sampaikan riwayatnya, termasuk vaksin sebelumnya dan reaksi apa pun yang pernah muncul.
5. Reaksi sesudah vaksin
Reaksi ringan seperti sedikit lemas, nafsu makan turun sehari, atau bengkak kecil di bekas suntikan cukup umum. Biasanya membaik dalam 1 sampai 2 hari.
Reaksi yang jarang tetapi gawat berupa wajah bengkak, gatal hebat, muntah berulang, atau sesak napas, biasanya dalam hitungan menit sampai jam. Kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan. Bila sesak napasnya berat, segera ke klinik hewan terdekat.
6. Vaksin di rumah dan cara memesannya
Vaksin di rumah jauh lebih tenang untuk anjing yang panik di perjalanan, anak anjing yang serinya belum lengkap, dan rumah dengan beberapa anjing. Dokter memeriksa lebih dulu, lalu menyuntik di rumah Anda tanpa antre.
- Kirim WhatsApp berisi jumlah anjing, umur, riwayat vaksin, dan pin lokasi Anda.
- Dokter menilai vaksin yang relevan, lalu jadwal dan perkiraan biaya disampaikan sebelum dokter berangkat.
- Dokter datang ke rumah pada jadwal yang disepakati.
- Sesudah vaksin, Anda mendapat arahan perawatan dan tanggal booster berikutnya.
Bila anjing ternyata tidak fit untuk divaksin hari itu, dokter menjelaskan langkah yang paling aman sebelum melanjutkan.
7. Pertanyaan yang sering muncul
Apa saja yang dilindungi vaksin DHPP?
DHPP melindungi anjing dari distemper, hepatitis (adenovirus), parvovirus, dan parainfluenza, dan termasuk vaksin inti anjing. Vaksin ini sering dilengkapi leptospirosis, rabies, dan bordetella sesuai gaya hidup anjingnya.
Umur berapa anak anjing mulai vaksin?
Seri vaksin anak anjing umumnya dimulai pada umur 6 sampai 8 minggu, lalu diulang tiap beberapa minggu sampai sekitar 16 minggu, ditambah rabies. Jarak pastinya ditentukan dokter menurut keadaan anak anjing.
Kenapa vaksin leptospirosis penting di Jakarta?
Jakarta dan sekitarnya rawan banjir dan genangan yang memudahkan penularan leptospirosis. Penyakit ini juga menular ke manusia, dan perlindungan vaksinnya pendek, jadi umumnya diberikan tiap tahun.
Bisakah anjing divaksin di rumah?
Bisa. Dokter Kalyan Vet memeriksa lalu memvaksin anjing di rumah Anda di Jabodetabek, jadi anjing tidak perlu naik kendaraan. Jadwal dan perkiraan biayanya disampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat.
Sebutkan umur dan riwayat vaksin anjing Anda
Kirim lewat WhatsApp jumlah anjing, umurnya, tanggal vaksin terakhir, dan pin lokasi Anda. Foto kartu vaksin lama membantu menyusun jadwalnya.