Perawatan domba dan kambing: penyakit umum dan cara mencegahnya
Pembuka
Domba dan kambing terlihat mudah dirawat, cukup diberi rumput dan air. Namun keduanya pandai menyembunyikan sakit, sehingga banyak masalah baru ketahuan saat sudah berat.
Kalyan Vet melayani kucing, anjing, kelinci, hamster, sugar glider, burung, dan kura-kura, jadi domba dan kambing tidak kami tangani. Halaman ini membantu Anda merawat ternak, mengenali tanda sakitnya, dan tahu kapan harus memanggil dokter hewan ternak.
1. Kenapa domba dan kambing perlu cara sendiri
Domba dan kambing termasuk ruminansia. Pencernaannya bergantung pada mikroba di dalam rumen, jadi perubahan pakan yang mendadak bisa mengacaukannya. Ganti pakan selalu bertahap selama beberapa hari.
- Kambing senang memetik daun dan ranting di tempat tinggi, sedangkan domba merumput dekat tanah. Perbedaan ini ikut menentukan paparan cacing dan tanaman tertentu.
- Domba jauh lebih peka terhadap tembaga daripada kambing, jadi mineral atau pakan untuk kambing dan sapi bisa meracuni domba. Bila memelihara keduanya, pisahkan pakannya.
2. Dasar perawatan harian
- Hijauan sebagai menu utama. Konsentrat hanya pelengkap, dan lonjakan konsentrat memicu kembung serta enterotoksemia.
- Air bersih tersedia sepanjang waktu, dengan mineral dan garam sesuai jenis ternaknya.
- Kandang kering, beratap, dan berventilasi baik, supaya bau amonia dari kotoran tidak menumpuk.
- Kuku dipangkas berkala, karena kuku panjang membuat pincang dan memicu footrot.
- Amati setiap hari: nafsu makan, memamah biak, kotoran, cara berjalan, dan napasnya.
- Ternak baru dipisah dulu beberapa waktu sebelum digabung dengan kelompok lama.
3. Penyakit yang paling sering
- Cacingan saluran cerna, ancaman utama di iklim lembap. Cacing pengisap darah menyebabkan kurang darah: selaput mata dan gusi pucat, bengkak lunak di bawah rahang, lemas, dan kurus.
- Koksidiosis pada anak domba dan anak kambing: diare yang kadang berdarah, mengejan, dan pertumbuhan tertahan.
- Kembung: perut kiri membesar dan keras, napas sesak, dan enggan bergerak. Kembung berat bisa cepat mematikan.
- Enterotoksemia karena lonjakan pakan kaya pati, sering pada ternak yang paling rakus: kejang, diare, atau mati mendadak.
- Radang paru: batuk, ingus, napas cepat, dan demam.
- Footrot: pincang dan kuku berbau busuk, terutama di kandang yang becek.
- Orf: keropeng di bibir dan mulut, dan bisa menular ke manusia.
- Abses kelenjar: benjolan bernanah di leher atau bawah rahang yang menular dalam kelompok.
- Batu saluran kemih pada pejantan: mengejan, pipis menetes, atau tidak keluar sama sekali.
- Mastitis pada induk: ambing bengkak, panas, dan keras, dengan susu menggumpal atau berdarah.
- Parasit luar seperti kutu, tungau, dan caplak.
4. Penyakit yang wajib dilaporkan
Sebagian penyakit ternak sangat menular atau berbahaya bagi manusia, jadi penanganannya melibatkan petugas kesehatan hewan.
- Penyakit mulut dan kuku (PMK): lepuh di mulut dan sekitar kuku, air liur berlebih, pincang, dan tidak mau makan. Hubungi dokter hewan dan laporkan ke petugas setempat.
- Antraks: kematian mendadak, dan bisa menular ke manusia. Jangan menyembelih, membuka, atau mengonsumsi bangkainya, lalu segera laporkan.
5. Langkah pencegahan
- Karantina setiap ternak baru sebelum digabung.
- Kelola cacing secara terarah, bukan asal rutin. Obat cacing yang diberikan membabi buta mempercepat kekebalan cacing terhadap obatnya.
- Periksa warna selaput mata secara berkala (metode FAMACHA), dan pindahkan tempat merumput secara bergiliran, supaya obat cacing hanya diberikan pada ternak yang membutuhkannya.
- Vaksin pencegah penyakit klostridial, seperti enterotoksemia dan tetanus, umum dianjurkan. Jenis dan jadwalnya diatur bersama dokter hewan ternak.
- Pastikan anak yang baru lahir mendapat kolostrum di jam-jam pertama.
- Catat berat dan kondisi tubuh, karena penurunan kondisi sering menjadi tanda paling awal.
- Pakai sarung tangan dan cuci tangan sesudah memegang ternak yang sakit.
6. Kapan harus memanggil dokter
Hubungi dokter hewan ternak bila muncul salah satu tanda ini:
- Berhenti makan atau berhenti memamah biak, lemas, atau menyendiri
- Perut kiri membesar cepat dan napasnya sesak
- Pejantan mengejan tetapi tidak bisa pipis, atau pipis hanya menetes
- Selaput mata atau gusi pucat, atau bengkak di bawah rahang
- Pincang berat atau kuku berbau busuk
- Diare terus-menerus, apalagi berdarah atau terjadi pada anak
- Napas cepat, batuk, atau demam
- Induk kesulitan melahirkan dan persalinannya tidak maju
- Keropeng di mulut dengan air liur berlebih
- Kematian mendadak pada satu ekor atau lebih
Kembung berat, pejantan yang tidak bisa pipis, dan kematian mendadak tidak bisa menunggu. Segera hubungi dokter hewan ternak terdekat atau petugas kesehatan hewan setempat.
7. Pertanyaan yang sering muncul
Apakah obat untuk kambing boleh diberikan ke domba?
Tidak selalu aman. Domba jauh lebih peka terhadap tembaga, jadi mineral atau produk yang aman untuk kambing bisa meracuni domba. Pilihan dan takaran obat juga berbeda menurut jenis, berat, dan kondisi ternaknya, sehingga ikuti anjuran dokter hewan ternak.
Vaksin apa yang umum dianjurkan untuk domba dan kambing?
Vaksin pencegah penyakit klostridial, seperti enterotoksemia dan tetanus, umum dianjurkan untuk ruminansia kecil. Jenis, jadwal, dan pengulangannya bergantung pada kondisi kandang, umur, dan status bunting, jadi aturlah bersama dokter hewan ternak Anda.
Apakah penyakit domba dan kambing bisa menular ke manusia?
Sebagian bisa, misalnya orf dan antraks. Pakai sarung tangan saat memegang ternak yang sakit, cuci tangan sesudahnya, dan jangan pernah menyembelih atau membuka bangkai ternak yang mati mendadak. Laporkan ke dokter hewan atau petugas kesehatan hewan.
Apakah Kalyan Vet menangani domba dan kambing?
Tidak. Kalyan Vet adalah layanan dokter hewan ke rumah di Jabodetabek untuk kucing, anjing, kelinci, hamster, sugar glider, burung, dan kura-kura. Untuk domba dan kambing, hubungi dokter hewan ternak atau dinas yang membidangi kesehatan hewan di daerah Anda.
Tanyakan arahannya lewat WhatsApp
Sebutkan jenis ternak, jumlahnya, keluhan, dan kota Anda untuk arahan awal. Bila ada kucing, anjing, atau peliharaan lain yang kami layani di rumah Anda, sertakan juga pin lokasi.