Menyiapkan anjing dan kucing sebelum bayi lahir
Pembuka
Sedang hamil, di rumah ada anjing dan kucing yang sudah bertahun-tahun jadi bagian keluarga, lalu banyak yang menyarankan memberikannya ke orang lain demi keamanan bayi.
Saran itu sering datang dari niat baik, tetapi tidak selalu diperlukan. Dengan persiapan dua sampai tiga bulan sebelum kelahiran, sebagian besar keluarga bisa melewati masa ini dengan aman.
1. Kenapa persiapannya dimulai jauh sebelum bayi lahir
Kesalahan yang paling sering: pemilik menunggu bayi pulang baru mengubah kebiasaan peliharaan. Akibatnya tiga.
- Peliharaan mengaitkan semua perubahan itu dengan kedatangan bayi, yaitu perhatian yang mendadak berkurang, ruangan yang tiba-tiba terlarang, dan jadwal yang berubah
- Masa pemulihan ibu dan merawat bayi baru sudah berat, dan masalah perilaku di saat yang sama menambah bebannya
- Tidak ada lagi waktu untuk membenahi bila ternyata muncul masalah
2. Mengenalkan hal-hal baru sedikit demi sedikit
Suara bayi. Putar rekaman tangisan bayi dengan suara sangat pelan saat peliharaan sedang senang, misalnya sambil makan atau bermain. Naikkan volumenya bertahap selama dua sampai empat minggu. Bila peliharaan mulai terengah atau mondar-mandir, turunkan lagi.
Bau bayi. Mulai memakai losion dan sabun bayi di tangan Anda sebelum kelahiran. Saat bayi sudah lahir, minta keluarga membawa pulang selimut atau bajunya lebih dulu, lalu biarkan peliharaan menciumnya dengan pengawasan.
Perlengkapan bayi. Pasang boks, kereta dorong, dan ayunan beberapa minggu sebelumnya. Biarkan peliharaan mengendus dan memeriksanya. Tetapkan ruangan yang terlarang sekarang juga, terutama boks bayi, memakai pagar bayi atau pintu tertutup.
Gerakan baru. Latih diri menggendong boneka seberat bayi sambil menjalani kegiatan biasa, termasuk duduk di sofa dengan peliharaan di samping. Peliharaan jadi terbiasa melihat Anda memegang sesuatu di dada.
3. Mengatur ulang perhatian, jangan mendadak
Peliharaan yang tadinya mendapat perhatian penuh lalu mendadak berkurang drastis akan mengaitkan kehilangan itu dengan bayi.
- Mulai enam sampai delapan minggu sebelum perkiraan lahir, kurangi sesi panjang menjadi sesi yang lebih pendek tetapi tetap berkualitas
- Biasakan waktu sendiri. Peliharaan belajar menikmati camilan atau mainan teka-teki di ruangannya sambil Anda berada di ruangan lain
- Segarkan kembali perintah dasar, yaitu duduk, diam, pergi ke tempat tidur, dan tinggalkan
- Susun jadwal jalan yang masih bisa dijalankan sesudah bayi lahir, bila perlu dengan bantuan keluarga
- Sesudah bayi pulang, pertahankan inti rutinitasnya, yaitu jam makan, jam jalan, dan waktu bersama, walau lebih pendek
- Berikan camilan atau perhatian saat bayi ada di ruangan yang sama, supaya kehadiran bayi berarti hal yang menyenangkan
- Sisakan sepuluh sampai lima belas menit sehari khusus untuk peliharaan
4. Aturan keamanan di rumah
- Boks bayi terlarang untuk semua peliharaan, dan aturan ini dilatih sebelum bayi lahir. Kucing tertarik pada kehangatan bayi, dan bayi yang belum bisa mengubah posisi berisiko tertutup tubuhnya
- Jangan pernah meninggalkan peliharaan berdua saja dengan bayi, sejinak apa pun riwayatnya. Pengawasan orang dewasa wajib setiap saat keduanya berada di ruangan yang sama
- Bedakan mainan bayi dari mainan peliharaan, termasuk bentuk dan warnanya, karena mainan berbunyi sering tertukar
- Letakkan tempat makan dan kotak pasir di tempat yang tidak terjangkau bayi yang sudah merangkak. Tangan bayi yang masuk ke mangkuk bisa memicu reaksi menjaga makanan
- Sediakan satu ruang tenang tempat peliharaan bisa menyingkir saat rumah sedang riuh
- Pastikan vaksin, obat cacing, dan pencegahan kutu berjalan sesuai anjuran dokter
- Potong kuku peliharaan secara rutin
5. Yang berubah seiring umur bayi
- Nol sampai enam bulan, bayi belum bergerak. Belum ada sentuhan langsung. Sasarannya cukup peliharaan tenang saat bayi ada di ruangan yang sama
- Enam sampai dua belas bulan, bayi mulai merangkak dan meraih. Ini masa paling sulit, karena bayi menarik bulu, mencolok mata, dan menarik ekor. Awasi penuh, dan pastikan peliharaan punya jalan menyingkir, misalnya rak tinggi untuk kucing atau ruangan terpisah untuk anjing
- Satu sampai tiga tahun, anak balita belum bisa menahan diri. Pengawasannya tetap ketat. Mulai ajarkan mengelus dengan satu tangan dan berhenti saat peliharaan menjauh
- Tiga tahun ke atas, anak sudah bisa diajari membaca tanda sederhana, misalnya ekor kucing yang menyabit berarti tidak suka
6. Dua anggapan yang perlu diluruskan
Kucing dan toksoplasma. Penularan pada manusia lebih sering lewat daging yang kurang matang daripada lewat sentuhan kucing. Untuk kucing rumahan yang makan makanan kemasan dan tidak berburu, risikonya kecil. Yang praktis: ibu hamil tidak membersihkan kotak pasir, atau memakai sarung tangan lalu mencuci tangan, mencuci sayur dan buah dengan baik, dan menghindari daging yang kurang matang. Bicarakan dengan dokter kandungan Anda, dan jangan otomatis melepas kucingnya.
Peliharaan dan alergi. Anggapan bahwa anjing atau kucing pasti memicu alergi pada bayi tidak sesederhana itu. Bila bayi memang punya alergi yang sudah dipastikan dokter anak, keputusannya dibicarakan bersama dokter tersebut, bukan diambil sendiri.
7. Kapan perlu bantuan dokter
Bila anjing atau kucing menggeram, mematuk, atau menggigit ke arah bayi, kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan, dan pisahkan keduanya saat itu juga. Bila ada luka yang menembus kulit bayi, segera ke fasilitas kesehatan.
Di luar keadaan gawat, periksakan peliharaan bila muncul salah satu keadaan berikut.
- Tanda tertekan yang tidak reda, misalnya menolak makan, buang air di dalam rumah, merusak, atau menarik diri
- Peliharaan sudah pernah bermasalah dengan anak kecil sebelumnya
- Anda belum yakin membaca tanda peringatan pada peliharaan sendiri
- Ada beberapa peliharaan sekaligus dengan hubungan yang rumit
8. Pertanyaan yang sering muncul
Berapa lama persiapan yang ideal?
Sedikitnya dua bulan sebelum perkiraan lahir, lebih baik tiga bulan, lalu diteruskan sesudah bayi pulang. Perubahan perilaku memang butuh waktu, dan yang dikejar bukan kecepatan melainkan supaya semua hal baru sudah terasa biasa saat bayi tiba.
Kucing saya suka tidur di dada, apakah berbahaya untuk bayi?
Berisiko. Kucing tertarik pada kehangatan, dan bayi baru lahir belum bisa menggeser tubuhnya sendiri bila wajahnya tertutup. Pastikan boks bayi benar-benar tidak bisa dimasuki, lewat pintu tertutup atau penutup boks, dan latih aturan itu sebelum bayi lahir.
Bolehkah kucing dan bayi tidur di kamar yang sama?
Boleh selama bayi berada di boks tersendiri yang tidak bisa dimasuki kucing. Pintu kamar atau penutup boks perlu dipastikan. Pengawasannya paling ketat di hari-hari pertama bayi pulang, saat semua hal masih baru bagi kucing.
Anjing saya sudah tua dan sangat tenang, apakah tetap perlu disiapkan?
Tetap perlu, walau porsinya lebih ringan. Suara tangisan, bau baru, dan jadwal yang berubah tetap terasa asing. Anjing tua dengan nyeri sendi juga lebih mudah terganggu saat bayi mulai merangkak dan menarik tubuhnya.
Apakah persiapan ini bisa dibantu dokter di rumah?
Bisa. Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di wilayah Jabodetabek, memeriksa kesehatan peliharaan, memastikan vaksin dan obat cacingnya sudah sesuai, lalu melihat sendiri tata ruangnya, pagar pembatas, dan jalur menyingkir untuk peliharaan.
Siapkan dari sekarang, bukan saat bayi sudah pulang
Ceritakan lewat WhatsApp jenis dan umur peliharaan Anda, perkiraan bulan kelahiran, apakah pernah ada masalah dengan anak kecil, dan kirim pin lokasi.