Scabies atau kudis pada kucing dan anjing: penyebab dan penanganan
Pembuka
Scabies atau kudis adalah penyakit kulit karena tungau sangat kecil yang menggali di lapisan kulit. Tandanya gatal hebat, kulit merah dan berkerak, serta bulu rontok.
Penyakit ini sangat menular di antara kucing dan anjing, dan bisa berpindah sementara ke manusia. Kabar baiknya, scabies umumnya bisa sembuh dengan penanganan yang tepat, asalkan penyebabnya dipastikan dan obatnya tidak ditebak sendiri.
1. Penyebabnya
Tungau menggali terowongan di lapisan atas kulit, lalu bertelur di dalamnya. Gerakan dan zat yang dikeluarkannya memicu reaksi pada kulit, dan itulah yang membuat gatalnya luar biasa.
- Sarcoptes scabiei: penyebab utama scabies pada anjing, dan sesekali menyerang kucing
- Notoedres cati: penyebab kudis pada kucing, khas dimulai dari tepi telinga, kepala, dan wajah
Penularan paling sering lewat sentuhan langsung saat bermain, berkelahi, atau tidur berdekatan. Alas tidur, kandang, dan sisir yang dipakai bergantian juga bisa menjadi jalannya. Peliharaan yang sering bertemu kucing atau anjing jalanan lebih berisiko.
2. Tanda yang perlu diperhatikan
- Gatal hebat terus-menerus, sampai menggaruk, menggigit, atau menggosokkan badan nyaris tanpa henti
- Kulit merah dengan kerak kekuningan sampai kecokelatan, lama-lama menebal dan kasar
- Bulu rontok di tepi telinga, wajah, siku, dan perut
- Luka lecet dan koreng akibat garukan, yang membuka jalan bagi infeksi bakteri
- Bau tidak sedap bila sudah ada infeksi tambahan
Pada kucing, perhatikan terutama ujung telinga, wajah, dan kepala. Pada anjing, tepi telinga dan siku sering menjadi tempat awal. Alergi, jamur, dan kutu bisa tampak mirip, jadi penyebabnya dipastikan lewat pemeriksaan.
3. Yang bisa dilakukan di rumah sambil menunggu pemeriksaan
- Pisahkan peliharaan yang sakit dari peliharaan lain
- Cuci alas tidur, selimut, dan kandang dengan air panas, lalu jemur sampai kering
- Cuci tangan dengan sabun sesudah memegang peliharaan yang sakit atau barangnya
- Jaga makan dan minumnya tetap cukup
- Jangan mengelupas kerak secara paksa, karena lukanya bisa memburuk
- Jangan memberi obat atau salep sembarangan. Banyak obat kutu biasa tidak mempan untuk tungau scabies, dan sebagian bahan yang aman untuk anjing beracun bagi kucing.
Scabies biasanya dipastikan lewat kerokan kulit yang diperiksa di bawah mikroskop. Obatnya diresepkan dokter sesuai jenis, berat, dan kondisi peliharaan.
4. Kapan harus diperiksa dokter
Scabies tidak sembuh sendiri. Periksakan segera bila:
- Gatal hebat sampai kulitnya luka
- Kerak, koreng, atau kebotakan menyebar cepat
- Ada tanda infeksi seperti nanah, bengkak, kulit basah, atau bau menyengat
- Peliharaan lemas, tidak mau makan, atau berat badannya turun
- Anggota keluarga atau peliharaan lain ikut gatal
Keadaan yang sangat berat perlu ditangani segera, misalnya sangat lemah, kekurangan cairan, atau infeksi yang meluas pada anak kucing, anak anjing, dan peliharaan tua. Kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan.
5. Pertanyaan yang sering muncul
Apakah scabies kucing dan anjing menular ke manusia?
Bisa. Pada manusia biasanya muncul bintik merah yang gatal di lengan, perut, atau bagian yang sering bersentuhan dengan peliharaan. Tungau dari peliharaan tidak berkembang biak sempurna di kulit manusia, jadi keluhannya mereda sesudah peliharaannya diobati.
Obat scabies kucing atau anjing yang paling ampuh apa?
Halaman ini tidak menyebut nama obat, dan itu disengaja. Pilihannya bergantung pada jenis peliharaan, umur, berat, dan keadaan kulitnya. Bahan yang aman untuk anjing bisa berbahaya bagi kucing di rumah yang sama.
Berapa lama scabies sembuh?
Dengan pengobatan yang tepat dan konsisten, sebagian besar kasus sembuh dalam beberapa minggu. Jangan berhenti begitu gatalnya reda, karena gatal hilang lebih dulu daripada tungaunya. Lamanya ditentukan lewat pemeriksaan ulang.
Perlukah peliharaan lain di rumah ikut diobati?
Perlu, walau tidak terlihat gatal. Sebagian peliharaan membawa tungau tanpa gejala yang jelas dan menjadi sumber penularan berulang. Kuncinya mengobati semua yang bersentuhan dan membersihkan lingkungannya.
Bisa diperiksa di rumah?
Bisa. Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di Jabodetabek untuk memeriksa kulit, mengambil kerokan, dan menyusun penanganan untuk semua peliharaan yang bersentuhan. Peliharaan yang gatal dan menular tidak perlu dibawa keluar rumah.
Kalau gatalnya tidak berhenti, pastikan dulu penyebabnya
Kirim foto kulit yang berkerak atau botak, lalu sebutkan sejak kapan gatal dan apakah ada peliharaan lain atau orang di rumah yang ikut gatal.