Anjing menggigit orang: penyebab, bahaya, dan penanganannya
Pembuka
Menggigit termasuk masalah perilaku yang paling berat akibatnya, bukan hanya karena risiko cedera, tetapi juga karena sering berujung pada anjing yang dilepas atau dibuang pemiliknya.
Padahal dengan penyebab yang dikenali lebih dulu, sebagian besar kasus masih bisa diperbaiki.
1. Tujuh penyebab anjing menggigit
- Nyeri yang tersembunyi. Ini yang paling sering diabaikan. Anjing dengan radang sendi, cedera, atau gigi bernanah menggigit saat bagian yang sakit disentuh. Periksakan dulu sebelum menyebutnya anjing agresif
- Rasa takut. Anjing yang merasa terkurung menggigit karena tidak ada jalan keluar. Tandanya telinga merapat ke kepala, ekor terselip di antara kaki, dan badan merunduk. Jangan menyudutkan anjing yang sedang takut
- Menjaga wilayah, pemilik, atau miliknya sendiri. Paling sering terlihat saat tamu masuk rumah atau saat anjing sedang makan
- Naluri memburu. Muncul saat melihat anak kecil yang berlari, kucing, atau binatang kecil lain. Naluri ini bisa berbahaya
- Kurang pembiasaan saat masih kecil. Anak anjing yang tidak terbiasa bertemu manusia, anak anak, dan keadaan baru lebih mudah takut saat dewasa
- Perubahan di rumah. Pindah rumah, anggota keluarga baru, bayi, peliharaan baru, atau rutinitas yang berubah bisa memicu anjing yang peka
- Masalah kesehatan lain. Gangguan kelenjar tiroid, penyakit saraf, dan kejang dapat mengubah perilaku anjing. Pemeriksaan darah dan saraf diperlukan bila tidak ada pemicu yang jelas
2. Pertolongan pertama saat ada yang tergigit
- Cuci luka dengan air mengalir dan sabun, sedikitnya seperempat jam
- Tekan dengan kain bersih bila masih berdarah
- Bawa yang tergigit ke dokter atau puskesmas untuk dinilai, termasuk keperluan pencegahan rabies. Ini wewenang fasilitas kesehatan, bukan halaman ini
- Siapkan catatan vaksin rabies anjing. Bila catatannya tidak jelas, anjing perlu dipantau selama 10 hari sesuai arahan petugas kesehatan
Jangan menilai luka gigitan dari besar lubangnya. Gigitan anjing menusuk dalam dan membawa bakteri dari mulut, sehingga luka kecil pun mudah bernanah.
3. Cara menanganinya
- Periksakan kesehatannya dulu. Singkirkan penyebab medis sebelum latihan perilaku dimulai
- Catat pemicunya. Apakah saat disentuh di bagian tertentu, saat ada orang asing, atau saat sedang makan
- Hindari hukuman fisik. Memukul, membentak keras, dan menelentangkan badannya ke lantai justru menambah agresi yang berakar pada rasa takut
- Perkenalkan pemicunya sedikit demi sedikit, pada tingkat yang masih membuat anjing tenang, lalu beri hadiah saat dia tidak bereaksi. Naikkan tingkatannya sangat perlahan
- Untuk kasus berat, minta bantuan dokter atau pelatih perilaku anjing. Jangan menanganinya sendiri bila sudah ada orang yang terluka
Anjing yang belum divaksin rabies, atau yang vaksinnya sudah lewat waktu, berisiko menularkan rabies bila menggigit manusia. Vaksinasi rabies juga diwajibkan peraturan di Indonesia.
4. Kapan harus segera
Kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan bila muncul salah satu ini pada anjingnya.
- Agresi muncul mendadak pada anjing yang selama ini jinak, tanpa pemicu yang jelas
- Air liur berlebihan, bingung arah, kejang, atau takut air
- Anjing menjerit atau menyerang tiap kali disentuh di satu titik yang sama
- Anjing menggigit tanpa geraman dan tanpa mundur lebih dulu
Untuk orang yang tergigit, cari pertolongan medis saat itu juga bila lukanya dalam atau besar, bila yang digigit anak kecil atau orang lanjut usia, atau bila catatan vaksin rabies anjingnya tidak diketahui.
5. Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa anjing yang tadinya jinak tiba tiba menggigit?
Perubahan perilaku mendadak hampir selalu ada penyebabnya. Dari sisi medis: nyeri radang sendi, gigi bernanah, cedera yang tidak terlihat, gangguan saraf, atau gangguan tiroid. Dari sisi lingkungan: stres, rutinitas yang berubah, dan anggota keluarga baru. Periksakan dulu sebelum melatih.
Apakah gigitan anjing berbahaya?
Ya, terutama karena infeksi bakteri dan risiko rabies bila anjing belum divaksin. Cuci luka dengan air mengalir dan sabun sedikitnya seperempat jam, lalu ke dokter atau puskesmas. Jangan diabaikan walau lukanya terlihat kecil.
Apakah anjing agresif bisa dilatih ulang?
Agresi ringan sampai sedang umumnya membaik dengan latihan perilaku yang tepat dan konsisten. Agresi berat, atau anjing yang sudah menggigit parah berulang kali, perlu penilaian langsung. Tidak semua anjing pulih sepenuhnya, karena riwayat dan bawaan ikut berperan.
Bisakah dokter datang ke rumah untuk kasus seperti ini?
Bisa. Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di Jabodetabek untuk pemeriksaan fisik, mengambil sampel darah untuk tes lab, dan vaksinasi. Menilai anjing di rumahnya sendiri juga memperlihatkan pemicu yang tidak muncul di tempat asing.
Ceritakan pemicu dan keadaan saat gigitan terjadi
Kirim lewat WhatsApp ras dan umur anjing, siapa yang digigit dan dalam keadaan apa, tanda lain yang menyertai, serta catatan vaksin rabies terakhirnya. Sertakan pin lokasi Anda.