Kucing agresif sering menggigit dan mencakar: apa penyebabnya
Pembuka
Kucing yang tiba-tiba menggigit dan tidak bisa didekati lagi adalah salah satu keluhan yang paling sering disampaikan pemilik. Jawabannya selalu dimulai dari satu pertanyaan, yaitu kenapa.
Agresi pada kucing bukan sekadar perilaku nakal. Penyebabnya bermacam-macam, dan sebagian di antaranya adalah tanda masalah kesehatan yang perlu ditangani.
1. Jenis agresi yang paling sering ditemui
- Agresi karena nyeri. Radang sendi, abses, luka tersembunyi, atau radang telinga membuat kucing galak saat bagian yang sakit tersentuh. Terlihat mendadak, padahal nyerinya sudah lama
- Agresi salah sasaran. Kucing melihat ancaman dari luar jendela atau mendengar suara keras, tidak bisa membalas ke sumbernya, lalu melampiaskannya ke orang atau kucing terdekat
- Agresi karena dibelai terlalu lama. Tiap kucing punya batas. Saat batas itu lewat, gigitan adalah caranya berkata cukup
- Agresi wilayah. Muncul saat ada kucing baru di rumah, dan bisa ikut terkena ke manusia bila ketegangannya tinggi
- Agresi berburu. Mengintai lalu menerkam kaki yang lewat. Ini naluri berburu yang belum tersalurkan, bukan permusuhan
- Agresi karena masalah kesehatan lain. Gangguan hormon tiroid, gangguan saraf, atau radang otak bisa mengubah perilaku secara mencolok. Jarang, tetapi penting disingkirkan lewat pemeriksaan
2. Tanda peringatan sebelum kucing menyerang
Kucing hampir selalu memberi peringatan. Belajar membacanya mencegah sebagian besar gigitan.
- Ekor mengibas cepat atau memukul lantai
- Kulit punggung bergerak seperti bergelombang
- Telinga berputar dan merata ke belakang
- Pupil mendadak melebar
- Dengkurannya berhenti tiba-tiba saat sedang dibelai
- Tubuh mengeras dan berhenti bergerak
- Menoleh ke arah tangan yang membelai
- Mendengus atau mengeluarkan suara rendah
Begitu salah satu tanda muncul, berhenti. Memaksa melanjutkan mengajarkan kucing bahwa peringatan halus tidak berguna, dan gigitan berikutnya datang lebih cepat.
3. Yang bisa dilakukan di rumah
- Berhenti membelai begitu tanda peringatan muncul, dan jangan memanggilnya kembali saat itu
- Sediakan tempat aman, misalnya rak tinggi atau sudut tertutup, tempat kucing bisa menyendiri tanpa diganggu
- Tambah kegiatan berburu. Mainan bertangkai, tiang panjat, dan permainan singkat tiap hari menyalurkan energi yang selama ini mendarat di kaki Anda
- Jangan pernah memakai tangan atau kaki sebagai mainan, karena itu justru melatih kucing menerkam anggota tubuh
- Diffuser feromon kucing bisa membantu meredakan ketegangan, dipakai bersama penataan ruangan, bukan sendirian
- Jangan menghukum secara fisik. Menyemprot air, memukul, atau berteriak memperparah agresi dan membuat kucing tidak lagi merasa aman di dekat Anda
- Catat polanya, yaitu jam berapa, di mana, dan apa yang terjadi sebelumnya. Catatan ini sangat membantu dokter
4. Saat kucing sedang menyerang
- Mundur perlahan, tanpa gerakan tiba-tiba dan tanpa berteriak
- Pakai bantal atau tas untuk menghalangi, bukan tangan
- Beri ruang sampai kucing benar-benar tenang, kadang butuh beberapa jam
- Bersihkan luka gigitan atau cakaran dengan sabun dan air mengalir sedikitnya lima belas menit, lalu periksakan ke dokter untuk manusia
- Pisahkan dulu kucing yang salah sasaran dari kucing lain di rumah, supaya perkelahian tidak menyusul
5. Kapan perlu diperiksa dokter
Bila kucing mengalami kejang, ambruk, atau agresinya datang bersama kebingungan berat, kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan. Bila napasnya berat atau tidak sadar, segera ke klinik hewan terdekat.
Di luar keadaan gawat, periksakan kucing bila muncul salah satu keadaan berikut.
- Agresi datang mendadak pada kucing yang sebelumnya jinak
- Kucing terlihat kesakitan, atau ada bagian tubuh yang tidak boleh disentuh
- Ada perubahan lain yang menyertai, misalnya nafsu makan, pola tidur, atau kebiasaan buang air
- Frekuensi dan kekerasan serangannya makin meningkat
- Kucing sudah tua dan baru mulai galak, karena nyeri sendi dan gangguan tiroid sering mendasarinya
6. Pertanyaan yang sering muncul
Kenapa kucing tiba-tiba agresif padahal sebelumnya jinak?
Perubahan mendadak perlu diperiksa. Penyebab kesehatan disingkirkan lebih dulu, yaitu nyeri sendi, abses, luka tersembunyi, gangguan tiroid, atau gangguan saraf. Bila semuanya bersih, barulah faktor perilaku ditelusuri, misalnya kucing baru di rumah, pindah rumah, atau tamu yang menginap.
Apakah agresi pada kucing bisa hilang?
Bergantung penyebabnya. Agresi karena nyeri sering membaik setelah nyerinya diobati. Agresi wilayah dan agresi salah sasaran biasanya membaik dengan penataan ruangan, penambahan kotak pasir, dan kegiatan berburu. Agresi berburu lebih sulit hilang, tetapi bisa dialihkan ke mainan.
Apakah luka gigitan kucing berbahaya bagi manusia?
Gigitan kucing menghasilkan luka sempit tetapi dalam, dan mulut kucing membawa bakteri yang mudah menimbulkan infeksi. Cuci dengan sabun dan air mengalir sedikitnya lima belas menit, lalu periksakan diri Anda ke dokter, apalagi bila kucing belum pernah divaksin rabies.
Apakah kucing agresif boleh dikurung supaya aman?
Mengurung tanpa mengurus penyebabnya biasanya memperburuk, karena kucing jadi makin tertekan. Pemisahan sementara memang berguna untuk menghentikan perkelahian, tetapi tetap sediakan tempat tinggi, kotak pasir, dan waktu bermain di ruangan itu.
Apakah kucing galak bisa diperiksa di rumah?
Bisa, dan justru lebih tenang. Dokter Kalyan Vet datang ke rumah di wilayah Jabodetabek, sehingga kucing tidak perlu dipaksa masuk pet cargo dan melewati perjalanan yang menambah ketegangan. Dokter juga sekalian melihat tata ruang yang memicu agresi wilayah.
Pastikan dulu tidak ada nyeri di baliknya
Ceritakan lewat WhatsApp sejak kapan kucing berubah galak, apa yang biasanya terjadi sebelum menyerang, umur kucing Anda, dan kirim pin lokasi.