Kucing kejang dan mulut berbusa: epilepsi atau keracunan?
Pembuka
Kucing yang tiba-tiba kaku, bergetar hebat, matanya terbelalak, dan mulutnya berbusa memang menakutkan. Mitos seperti memasukkan sendok ke mulutnya atau meminumkan kopi justru bisa mencelakakan.
Kejang biasanya berhenti sendiri dalam satu sampai dua menit. Catatan tentang berapa lama kejang berlangsung dan apakah berulang adalah bahan terpenting bagi dokter.
1. Yang dilakukan saat kucing kejang
- Tetap tenang, lihat jam, dan catat lama kejangnya
- Singkirkan benda keras, tajam, atau panas di sekitarnya
- Redupkan lampu, matikan televisi, dan kurangi suara
- Rekam video untuk ditunjukkan kepada dokter
- Sesudah kejang berhenti, biarkan kucing di ruang tenang sampai sadar penuh
2. Yang tidak boleh dilakukan
- Memasukkan jari, sendok, atau kain ke mulutnya. Kucing tidak menelan lidahnya sendiri, dan gigitan saat kejang bisa sangat dalam
- Memeluk atau menahan tubuhnya, karena justru menambah cedera
- Memberi makan, minum, atau kopi selama kucing masih linglung
- Memberi obat kejang milik manusia atau milik peliharaan lain
3. Kapan harus segera ke klinik
Kejang yang berlanjut bisa merusak otak secara permanen, jadi keadaan berikut segera ke klinik hewan terdekat. Untuk kejang tunggal yang sudah berhenti, kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan.
- Kejang lebih dari lima menit
- Kejang berulang sebelum kucing sadar penuh, atau lebih dari sekali dalam sehari
- Kucing tidak kembali sadar sesudah kejang berhenti
- Diduga menjilat racun atau bahan kimia, atau baru dipakaikan obat kutu untuk anjing
- Anak kucing yang kejang
4. Penyebab kejang pada kucing
- Keracunan, misalnya obat kutu untuk anjing yang dipakaikan ke kucing, racun tikus, dan bunga lily
- Epilepsi, yaitu gangguan listrik otak yang biasanya mulai muncul pada umur satu sampai lima tahun
- Gangguan metabolik, seperti gula darah turun pada anak kucing, atau penyakit ginjal dan hati tahap lanjut
- Infeksi otak, misalnya FIP bentuk kering, toksoplasma, atau rabies
- Kepanasan
5. Yang biasanya dilakukan dokter
- Menenangkan keadaan lebih dulu, lalu menilai kesadaran, suhu, gusi, dan napas
- Menanyakan urutan kejadian dan apa saja yang bisa dijangkau kucing di rumah
- Pemeriksaan darah untuk gula darah, hati, dan ginjal
- Merujuk untuk pemindaian kepala bila kejang berulang tanpa penyebab yang ditemukan
6. Pertanyaan yang sering muncul
Apa yang harus dilakukan saat kucing kejang?
Jauhkan benda berbahaya di sekitarnya, redupkan lampu dan suara, lalu biarkan kejang berhenti sendiri sambil melihat jam. Jangan memasukkan tangan ke mulutnya dan jangan menahan tubuhnya. Rekam videonya bila ada orang lain yang bisa membantu.
Kenapa kucing tiba-tiba kejang dan mulutnya berbusa?
Penyebabnya antara lain epilepsi, keracunan racun tikus atau obat kutu anjing, gula darah rendah pada anak kucing, penyakit ginjal atau hati, infeksi otak, dan kepanasan. Keracunan perlu disingkirkan lebih dulu karena waktunya paling sempit.
Kapan kucing kejang harus dibawa ke dokter?
Segera ke klinik hewan terdekat bila kejang lebih dari lima menit, berulang lebih dari sekali dalam sehari, atau kucing tidak sadar kembali. Kejang tunggal yang sudah berhenti pun tetap perlu diperiksa, karena kejang adalah tanda dari penyakit lain.
Bisa diperiksa di rumah?
Kucing yang sedang kejang atau kejang beruntun membutuhkan klinik. Untuk kejang tunggal yang sudah berhenti dan kucing sudah sadar penuh, dokter Kalyan Vet bisa memeriksa di rumah di Jabodetabek dan mengambil sampel darah.
Catat lamanya kejang, lalu hubungi
Kirim video kejangnya, berapa menit berlangsung, berapa kali hari ini, umur kucing, dan kemungkinan racun di rumah.