Kucing kejang: penyebab, pertolongan pertama, dan kapan ke klinik
Pembuka
Kucing yang tiba-tiba jatuh miring, kakinya menendang-nendang, dan mulutnya berbusa memang menakutkan. Reaksi pertama biasanya menahan tubuhnya atau memasukkan tangan ke mulutnya, dan keduanya berbahaya.
Yang paling dibutuhkan dokter adalah catatan: berapa lama kejangnya, berapa kali hari ini, dan apa yang sempat dijangkau kucing.
1. Membedakannya dari pingsan dan gemetar
- Kejang: kesadaran hilang, gerakan tidak terkendali, lalu ada fase linglung sesudahnya
- Pingsan: kucing lemas dan jatuh, tetapi pulih dalam hitungan detik tanpa fase linglung panjang, dan akarnya sering di jantung
- Gemetar: hanya bagian tubuh tertentu bergetar, kucing tetap sadar dan masih menatap saat dipanggil
Rekam videonya bila sempat, karena saat tiba di hadapan dokter kucing biasanya sudah pulih.
2. Tiga fase yang perlu dilaporkan
- Sebelum kejang: mondar-mandir tanpa tujuan, mengeong panjang, mengiler, bersembunyi di tempat tidak biasa
- Saat kejang: jatuh miring, tubuh kaku lalu kaki bergerak berirama, mulut berbusa, pupil melebar, kadang pipis atau buang air tanpa sadar. Biasanya berlangsung tiga puluh detik sampai dua menit
- Sesudah kejang: linglung, terhuyung, kadang tampak tidak melihat dan menabrak perabot, kadang mendesis kepada orang yang dikenalnya
Fase terakhir bisa berlangsung beberapa menit sampai beberapa jam, dan itu masih wajar.
3. Penyebab yang sering pada kucing
- Keracunan: obat kutu yang diperuntukkan bagi anjing lalu dipakaikan ke kucing, bunga lily, antibeku mobil, racun tikus, obat pereda nyeri milik manusia, dan minyak esensial pekat
- Gangguan hati, sehingga racun menumpuk di darah
- Gula darah turun, terutama pada anak kucing yang terlalu lama tidak makan
- Tekanan darah tinggi pada kucing tua dengan penyakit ginjal menahun
- Penyakit otak, termasuk tumor pada kucing di atas sepuluh tahun dan radang otak karena infeksi
- Benturan kepala, misalnya jatuh dari ketinggian atau tertabrak
- Epilepsi, dan pada kucing ini justru lebih jarang daripada pada anjing
Karena itu kejang berulang pada kucing hampir selalu punya penyebab yang bisa dilacak, asal pemeriksaannya dituntaskan.
4. Yang dilakukan saat kucing kejang
- Lihat jam dan catat kapan kejangnya mulai
- Geser kucing dari tempat tinggi ke lantai dengan handuk tebal, dan pegang dari bawah
- Jauhkan benda keras, tajam, dan panas, serta tutup akses ke tangga
- Redupkan lampu, matikan suara, dan pindahkan peliharaan lain dari ruangan
- Rekam video bila ada orang lain yang bisa membantu
- Sesudah kejang berhenti, biarkan kucing pulih di tempat gelap dan tenang sebelum ditawari air
5. Yang tidak boleh dilakukan
- Memasukkan tangan, sendok, atau kain ke mulutnya. Kucing tidak menelan lidahnya sendiri, dan gigitan saat kejang sangat dalam
- Menahan tubuh atau kakinya, karena justru menambah cedera
- Menyiram dengan air dingin
- Memberi makan, minum, atau obat lewat mulut selama kucing masih linglung
- Memberi obat kejang milik manusia atau milik peliharaan lain
- Mencoba menetralkan racun dengan susu atau minyak. Untuk dugaan keracunan, langsung berangkat
6. Kapan harus segera ke klinik
- Kejang berlangsung lebih dari lima menit tanpa henti
- Kejang berulang dalam satu hari, walau di antaranya kucing terlihat biasa
- Kejang pertama pada kucing di atas tujuh tahun
- Kejang sesudah dugaan keracunan atau benturan kepala
- Kejang disertai kebutaan mendadak, kelumpuhan sebelah, atau gusi kebiruan
- Kucing tidak kembali sadar sesudah kejang berhenti
- Anak kucing yang kejang
Untuk keadaan di atas, berangkat ke klinik hewan terdekat, dan kirim WhatsApp dengan tulisan EMERGENCY di awal pesan sambil di perjalanan. Kejang aktif menuntut jalur infus, pemantauan, dan obat suntik yang tidak bisa dibawa ke rumah.
7. Yang dilakukan dokter sesudahnya
- Pemeriksaan fisik dan saraf, termasuk penilaian mata dan keseimbangan
- Pengukuran tekanan darah dan pemeriksaan bagian belakang mata, wajib pada kucing tua yang baru pertama kali kejang
- Pemeriksaan darah lengkap: gula darah, fungsi hati, fungsi ginjal, dan mineral darah
- Rujukan untuk pemindaian kepala bila kejang berulang tanpa penyebab yang ditemukan
8. Pertanyaan yang sering muncul
Kucing saya kejang sesudah dipakaikan obat kutu, apa hubungannya?
Obat kutu yang diperuntukkan bagi anjing bisa meracuni kucing dengan berat. Mandikan kucing dengan sampo lembut untuk membuang sisanya di bulu, lalu berangkat ke klinik hewan terdekat. Jangan menunggu kejangnya berhenti sendiri.
Kucing saya berumur dua belas tahun dan baru pertama kali kejang, apakah mendesak?
Ya. Pada kucing tua, kejang pertama sering menandai tekanan darah tinggi karena penyakit ginjal, tumor otak, atau gangguan hati. Pemeriksaan tekanan darah dan darah lengkap perlu dilakukan secepatnya.
Apakah kejang menyakitkan bagi kucing?
Selama kejang, kucing tidak sadar dan tidak merasakan nyeri. Yang menyakitkan adalah cedera akibat terjatuh atau terbentur. Tidak terasa nyeri bukan berarti tidak berbahaya, karena kejang yang lama merusak otak.
Bisakah kucing yang pernah kejang diperiksa di rumah?
Untuk kejang tunggal yang sudah berhenti dan kucing sudah sadar penuh, dokter Kalyan Vet bisa memeriksa di rumah di Jabodetabek, termasuk mengambil sampel darah. Kejang yang sedang berlangsung atau beruntun tetap harus ditangani di klinik.
Catat lamanya kejang, lalu ceritakan
Kirim video kejangnya, berapa menit berlangsung, berapa kali hari ini, umur kucing, dan kemungkinan racun di rumah lewat WhatsApp.