Kucing muntah cacing, dan apa yang harus segera dikerjakan
Pratayang internal. Halaman ini belum disahkan dan tidak diindeks mesin pencari.
Pembuka
Melihat cacing keluar dari mulut kucing adalah pengalaman yang membuat panik, dan reaksi pertama kebanyakan orang adalah membeli obat cacing hari itu juga. Sebelum itu, ada beberapa hal yang perlu Anda tahu, sebab langkah yang salah di sini cukup sering memperburuk keadaan.
1. Yang perlu diperhatikan pada cacingnya
Foto sangat membantu di sini, walau tidak enak dilihat. Bentuknya menentukan jenisnya, dan jenisnya menentukan penanganannya.
- Bentuknya panjang seperti mi, atau pipih beruas-ruas pendek
- Panjangnya kira-kira berapa
- Masih bergerak atau tidak
- Apakah ada juga di kotorannya, atau di sekitar duburnya
- Sudah berapa kali muncul
2. Kenapa jangan langsung membeli obat cacing sendiri
- Jenis cacing berbeda memerlukan obat yang berbeda. Obat yang salah tidak bekerja sama sekali, dan Anda menyangka masalahnya selesai
- Takarannya bergantung berat badan. Ini yang paling sering keliru di rumah
- Cacingan berat pada anak kucing menuntut kehati-hatian, sebab cacing yang mati serentak bisa menimbulkan masalah baru
- Muntah cacing kadang bukan cuma soal cacing. Ia bisa muncul bersamaan dengan keadaan lain yang justru perlu ditangani lebih dulu
3. Keadaan yang tidak boleh menunggu
- Perut membesar dan keras, terutama pada anak kucing
- Muntah terus-menerus sampai tidak ada yang bisa masuk
- Gusi pucat
- Lemas sampai tidak sanggup berdiri
- Mencret berdarah bersamaan
- Anak kucing yang muntah cacing dan berhenti makan
4. Yang perlu dikerjakan di rumah, hari itu juga
- Bersihkan area muntahnya, dan buang kotoran ke tempat tertutup
- Cuci tangan, dan pastikan anak-anak di rumah juga
- Cuci alas tidurnya dengan air panas
- Pisahkan sementara dari hewan lain sampai keadaannya jelas
- Bersihkan kotak pasir lebih sering dari biasanya
5. Kenapa ini juga urusan penghuni rumah
Sebagian cacing pada hewan bisa berpindah ke manusia, terutama lewat tangan yang tidak dicuci sesudah membersihkan kotoran. Anak kecil paling berisiko karena kebiasaannya. Ini bukan alasan untuk menjauhkan hewan dari keluarga, melainkan alasan untuk menanganinya dengan benar dan tidak menundanya.
6. Kenapa cacingan sering kembali
- Hanya satu hewan yang diobati, sementara yang lain di rumah tidak
- Pengulangannya tidak dijalankan. Satu kali pemberian jarang menuntaskan
- Kutu tidak ikut ditangani, padahal sebagian jenis cacing berpindah lewat kutu
- Kucing masih berburu atau makan di luar
- Kotak pasir dan lingkungan tidak ikut dibersihkan
7. Pertanyaan yang sering muncul
Kucing sudah diberi obat cacing, kenapa masih muntah cacing?
Beberapa jam sesudah pemberian, cacing yang mati memang bisa keluar lewat muntah atau kotoran, dan itu tidak selalu berarti obatnya gagal. Yang perlu diperhatikan adalah bila ia terus berlanjut berhari-hari.
Berapa sering harus diberi obat cacing?
Bergantung umur, gaya hidup, dan apakah dia keluar rumah. Jadwalnya berbeda antara anak kucing dan kucing dewasa yang di dalam rumah terus.
Apakah kucing di dalam rumah terus bisa cacingan?
Bisa. Salah satu jalurnya lewat kutu, dan kutu bisa terbawa masuk lewat alas kaki atau pakaian.
Bisa ditangani di rumah?
Sebagian besar bisa. Yang perlu diperiksa adalah beratnya, keadaan umumnya, dan apakah ada hal lain yang menyertai.
8. Penutup
Bentuk dan ukurannya menentukan penanganannya, dan itu tidak bisa ditebak dari kata "cacing" saja. Kirim fotonya beserta umur dan berat kucingnya.