Kucing tidak mau makan tapi masih aktif, perlu khawatir atau tidak
Pratayang internal. Halaman ini belum disahkan dan tidak diindeks mesin pencari.
Pembuka
Ini keadaan yang membingungkan justru karena tidak ada yang terlihat salah. Dia berlari, menyambut, bermain seperti biasa, tetapi makanannya tidak disentuh. Sebagian pemilik menunggu karena merasa tidak ada tanda bahaya, dan justru di situ waktunya terbuang.
1. Yang perlu dipastikan lebih dulu
Sebelum menyimpulkan dia tidak mau makan, pastikan dulu bahwa dia memang tidak makan.
Butir-butir ini terdengar sepele, dan cukup sering di situlah jawabannya.
- Apakah ada anggota keluarga lain yang sudah memberinya makan
- Apakah ada hewan lain di rumah yang menghabiskan porsinya
- Apakah dia makan di tempat lain, misalnya dari tetangga
- Apakah makanannya baru berganti, mereknya atau rasanya
- Apakah wadahnya baru diganti atau dipindah
- Apakah makanannya masih segar
2. Berapa lama yang masih bisa diamati
Yang jauh lebih menentukan daripada makan adalah minum. Kucing yang tidak makan tetapi minum berada di keadaan yang sangat berbeda dari kucing yang berhenti keduanya.
Dan satu hal yang sering tidak diketahui pemilik: **kucing yang tidak makan beberapa hari berisiko mengalami masalah hati**, dan risikonya lebih tinggi pada kucing yang berbobot lebih. Ini alasan utama kenapa "masih aktif" bukan alasan yang cukup untuk menunggu lama.
3. Sebab yang tidak terlihat dari luar
- Sakit gigi atau gusi. Dia lapar, mendekati mangkuk, lalu mundur. Ini sering terlewat
- Mual. Kucing yang mual tetap bisa terlihat aktif
- Perubahan di rumah. Tamu, hewan baru, pindah perabot, renovasi
- Letak mangkuk. Terlalu dekat kotak pasir, atau di jalur lalu lalang
- Bosan atau berubah selera, terutama sesudah berganti makanan
- Nyeri di tempat lain yang membuat posisi makan tidak nyaman
4. Tanda yang mengubahnya jadi mendesak
- Berhenti minum juga
- Mulai lemas, atau bersembunyi
- Muntah bersamaan
- Gusi atau bagian putih mata terlihat menguning
- Kehilangan berat badan yang terlihat
- Menghampiri makanan lalu mundur berulang kali, atau makan dengan sebelah mulut
5. Yang bisa dicoba di rumah
- Hangatkan makanan basah sampai suam. Baunya menguat dan itu sering cukup
- Tawarkan di piring datar, jangan mangkuk dalam
- Pindahkan ke tempat tenang, jauh dari kotak pasir dan hewan lain
- Porsi kecil beberapa kali, bukan satu porsi besar
- Kembalikan ke makanan lamanya bila baru berganti
- Jangan memaksa menyuapi ke dalam mulut
6. Pertanyaan yang sering muncul
Kucing saya cuma mau camilan, bukan makanan utamanya. Itu bagaimana?
Itu menandakan dia masih punya nafsu makan, jadi kemungkinan besar bukan mual berat. Yang perlu dipastikan adalah gigi, selera, dan apakah camilan itu sudah membuatnya kenyang.
Apakah boleh dipuasakan supaya lapar?
Untuk kucing, ini nasihat yang berbahaya. Membiarkan lapar lebih lama justru memperbesar risiko yang disebut di bagian dua.
Dia tetap aktif, apa mungkin sakit?
Mungkin. Kucing menyembunyikan sakit dengan sangat baik, dan tingkah aktif bukan bukti sehat.
Perlu dibawa ke klinik atau bisa diperiksa di rumah?
Untuk keluhan ini, pemeriksaan di rumah biasanya cukup, dan lebih baik: dokter ikut melihat mangkuknya, letaknya, makanannya, dan hewan lain di rumah, yang semuanya sering jadi jawabannya.
7. Penutup
Dua hal itu yang paling menentukan, jauh lebih menentukan daripada seaktif apa dia kelihatan. Tambahkan umur dan beratnya bila Anda tahu.