Kucing muntah kuning, putih berbusa, atau bening: apa bedanya
Pratayang internal. Halaman ini belum disahkan dan tidak diindeks mesin pencari.
Pembuka
Orang jarang mencari "kucing muntah" begitu saja. Yang diketik biasanya lebih spesifik: kuning, putih berbusa, bening, ada makanannya, ada bulunya. Warna memang membantu, tetapi ia bukan yang paling menentukan, dan halaman ini menjelaskan kenapa.
1. Yang lebih menentukan daripada warna
Warna memberi petunjuk, tetapi yang biasanya lebih menentukan arah adalah hal-hal berikut:
Muntah satu kali lalu kembali segar berbeda jauh dari muntah tiga kali sehari selama dua hari, walaupun warnanya sama persis.
- Sudah berapa kali dalam sehari, dan sejak kapan
- Apakah masih mau makan dan minum di antara muntahnya
- Apakah masih buang air seperti biasa
- Apakah ada penurunan tenaga yang terlihat jelas
- Apakah ada kemungkinan sesuatu tertelan
2. Muntah kuning
Cairan kuning umumnya cairan empedu, dan sering muncul ketika lambung kosong terlalu lama, misalnya menjelang pagi pada kucing yang makan terakhir kali sore sebelumnya.
Sesekali dan hanya di pagi hari, sering tidak menandakan hal yang berat. Yang perlu diperhatikan adalah bila ia berulang beberapa hari, disertai lemas, atau disertai menolak makan.
3. Muntah putih berbusa
Busa putih biasanya berisi cairan lambung bercampur udara. Ia bisa muncul pada lambung yang kosong, dan bisa juga menyertai keadaan lain yang perlu diperiksa.
Yang membuatnya perlu diperiksa lebih cepat: bila muncul berulang dalam sehari, bila disertai kucing yang mencoba muntah tetapi tidak ada yang keluar, atau bila disertai napas yang terdengar berat.
4. Muntah bening seperti air
Cairan bening sering berasal dari air yang baru diminum atau air liur yang tertelan. Yang justru penting diperhatikan di sini bukan cairannya, melainkan apakah kucing minum banyak sekali belakangan ini. Perubahan pola minum adalah tanda yang sering terlewat.
5. Muntah berisi makanan
Bila keluarnya tidak lama sesudah makan dan makanannya masih utuh, yang lebih sering menjadi sebab adalah cara makannya, bukan penyakitnya: makan terlalu cepat, porsi terlalu besar sekaligus, atau makanan yang baru berganti.
Bila jaraknya jauh dari waktu makan dan makanannya sudah berubah bentuk, itu pertanyaan yang berbeda.
6. Muntah berisi bulu
Lazim pada kucing berbulu panjang dan pada musim rontok. Yang perlu diperhatikan adalah frekuensinya: bila terjadi berkali-kali dalam seminggu, atau disertai sembelit, itu bukan lagi sekadar kebiasaan menjilati diri.
7. Muntah berisi cacing
Ini menandakan perlunya penanganan, dan bukan sesuatu yang hilang sendiri. Obat cacing yang dipilih sendiri sering tidak sesuai jenisnya, dan takarannya bergantung berat badan.
8. Muntah berisi darah, atau berwarna seperti kopi
Ini yang tidak boleh ditunggu. Warna merah segar maupun warna gelap seperti ampas kopi sama-sama menuntut pemeriksaan hari itu juga.
9. Keadaan yang tidak boleh menunggu
Langsung ke fasilitas 24 jam, jangan menunggu balasan pesan, bila muntahnya disertai:
- Tidak ada satu pun yang bisa masuk, termasuk air
- Perut membesar atau terasa keras
- Gusi pucat atau kebiruan
- Lemas sampai tidak sanggup berdiri
- Kejang, atau tidak sadar
- Benang atau tali terlihat di mulut atau dubur, dan jangan ditarik
- Kucing jantan bolak-balik ke kotak pasir tanpa ada yang keluar
10. Pertanyaan yang sering muncul
Kucing muntah berapa kali baru harus ke dokter?
Tidak ada angka pastinya, sebab yang menentukan polanya. Muntah sekali lalu kembali segar sering cukup dipantau. Lebih dari dua kali sehari, atau berlanjut lebih dari sehari, sudah pantas diperiksa, apalagi bila ikut berhenti minum.
Boleh dipuasakan dulu?
Tergantung umur dan keadaannya. Pada kucing dewasa kadang membantu untuk waktu singkat, tetapi pada anak kucing justru berisiko karena cadangannya tipis.
Boleh diberi obat manusia?
Jangan. Beberapa obat yang aman bagi kita berbahaya bagi kucing, dan sebagian merusak hati atau ginjalnya.
Perlu difoto muntahannya?
Ya, dan itu sangat membantu walau terdengar tidak enak. Foto menghemat banyak tebakan.
Apakah bisa diperiksa di rumah?
Bisa. Sebagian besar pemeriksaan awal untuk keluhan muntah memang bisa dikerjakan di rumah. Bila ternyata perlu rontgen, USG, atau tindakan yang menuntut alat, Anda diberi tahu sejak awal beserta alasannya.
11. Penutup
Tulis sudah berapa kali, sejak kapan, isinya apa, dan apakah masih mau makan. Empat hal itu sudah cukup untuk menilai apakah ini keadaan yang bisa dipantau di rumah atau yang perlu diperiksa hari ini.