Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Kucing dan toxoplasma pada ibu hamil: fakta, mitos, dan cara aman

Kucing dan toxoplasma pada ibu hamil: fakta, mitos, dan cara aman

· 2 menit baca

Pembuka

"Sedang hamil? Kucingnya harus dilepas dulu." Kalimat ini sering terdengar di keluarga yang memelihara kucing.

Kenyataannya, risiko toxoplasma dari kucing rumahan jauh lebih kecil daripada anggapan banyak orang, asalkan cara pencegahannya benar.

1. Apa itu toxoplasma

Toxoplasma adalah parasit kecil yang bisa menginfeksi hampir semua hewan berdarah panas, termasuk manusia. Pada orang dewasa yang sehat, infeksinya biasanya tanpa gejala atau hanya seperti flu ringan.

Yang berbahaya:

  • Janin, bila ibunya terinfeksi untuk pertama kali saat hamil
  • Orang dengan kekebalan tubuh yang sangat lemah, misalnya sedang menjalani kemoterapi

2. Empat anggapan yang keliru

  • Anggapan: semua kucing pasti membawa toxoplasma. Faktanya, kucing rumahan yang makan makanan kemasan dan tidak berburu tikus berisiko sangat rendah
  • Anggapan: mengelus kucing bisa menularkan. Faktanya, toxoplasma hanya menular lewat kotoran kucing yang terinfeksi. Mengelus, memeluk, dan bermain dengan kucing tidak menularkan
  • Anggapan: kucing adalah sumber utamanya. Faktanya, manusia lebih sering tertular dari daging yang kurang matang, sayuran mentah yang tidak dicuci bersih, dan tanah kebun
  • Anggapan: ibu hamil wajib melepas kucingnya. Faktanya, dengan kebersihan yang benar kucing tetap boleh dipelihara selama kehamilan

3. Cara aman selama hamil

  • Serahkan urusan kotak pasir kepada anggota keluarga lain
  • Bersihkan kotak pasir setiap hari, karena kotoran baru bisa menular satu sampai lima hari sesudah keluar
  • Cuci tangan sesudah memegang kucing, terutama sebelum makan
  • Masak daging sampai matang, termasuk sate
  • Cuci sayuran dan buah sebelum dimakan
  • Beri kucing makanan kemasan atau makanan matang, bukan daging mentah
  • Tanyakan ke dokter kandungan tentang tes toxoplasma di awal kehamilan
  • Periksakan antibodi toxoplasma pada kucing Anda

4. Bila tes Anda menunjukkan sudah kebal

Bila hasil tes di awal kehamilan menunjukkan antibodi lama positif dan antibodi baru negatif, artinya Anda pernah terinfeksi di masa lalu dan sudah punya kekebalan. Pada orang dengan kekebalan normal, infeksi ulang tidak mengganggu janin.

Penjelasan hasil tes pada manusia tetap menjadi wewenang dokter kandungan Anda.

5. Yang perlu diketahui tentang kucing Anda

  • Kucing umumnya hanya mengeluarkan bibit parasit ini sekitar satu sampai tiga minggu dalam hidupnya, sesudah pertama kali terinfeksi
  • Kucing rumahan yang tidak makan daging mentah dan tidak berburu hampir tidak pernah menularkan
  • Tes darah dapat memeriksa antibodi toxoplasma pada kucing
  • Antibodi lama yang positif dengan kadar stabil menandakan infeksinya sudah lewat
  • Yang perlu diwaspadai adalah kucing yang baru pertama kali terinfeksi

6. Pertanyaan yang sering muncul

Apakah ibu hamil harus melepas kucing peliharaan?

Tidak harus. Dengan kebersihan yang benar, yaitu tidak membersihkan kotak pasir sendiri, mencuci tangan sesudah memegang kucing, dan memasak daging sampai matang, kucing tetap boleh dipelihara selama kehamilan.

Bagaimana kucing bisa menularkan toxoplasma?

Hanya lewat bibit parasit di kotoran kucing yang terinfeksi, dan bibit itu baru bisa menular satu sampai lima hari sesudah keluar. Kucing umumnya hanya mengeluarkannya satu sampai tiga minggu sesudah pertama kali terinfeksi.

Dari mana toxoplasma paling sering menular ke manusia?

Lebih sering dari daging yang kurang matang, sayuran mentah yang tidak dicuci bersih, dan tanah kebun, bukan dari mengelus kucing. Memasak daging sampai matang adalah pencegahan yang paling sering terlupa.

Bagaimana cara tes toxoplasma pada kucing?

Lewat pemeriksaan darah untuk melihat antibodinya. Kalyan Vet bisa mengambil sampel darah kucing di rumah di Jabodetabek untuk diperiksa di laboratorium, lalu hasilnya dijelaskan kepada Anda.

Periksakan kucing Anda tanpa harus melepasnya

Kirim lewat WhatsApp usia kucing, apakah kucing pernah keluar rumah atau berburu, dan pin lokasi Anda untuk jadwal pengambilan sampel darah.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya