Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Snot pada burung, dan kenapa namanya sering menyesatkan

Snot pada burung, dan kenapa namanya sering menyesatkan

· 3 menit baca

Pembuka

Di kalangan pehobi burung kicau, kata snot dipakai untuk hampir setiap burung yang hidungnya basah, bersin, atau napasnya berbunyi. Kata itu sebenarnya berasal dari nama penyakit pernapasan pada unggas, yang dikenal sebagai infectious coryza. Pada burung peliharaan, keluhan yang terlihat sama bisa lahir dari beberapa penyebab yang berbeda.

Perbedaan itu penting karena penanganannya ikut berbeda. Burung yang ditangani untuk satu penyebab, padahal penyebabnya lain, tidak akan membaik, dan pada burung kecil waktu yang terbuang tidak pernah panjang.

Halaman ini tidak menyebut nama obat. Isinya tanda yang perlu Anda perhatikan, hal yang sebaiknya tidak dilakukan, dan kapan burung perlu diperiksa.

1. Yang tidak bisa ditunggu

Hubungi dokter hari itu juga bila muncul salah satu dari ini:

  • Bernapas dengan paruh terbuka
  • Ekornya ikut naik turun setiap kali bernapas
  • Napasnya berbunyi, berdecit, atau berdetak
  • Daerah di sekitar mata membengkak, atau matanya tertutup
  • Duduk di dasar sangkar dengan bulu mengembang
  • Berhenti makan
  • Cairan dari hidungnya berubah kental atau berbau

Dua yang paling sering diremehkan yaitu ekor yang naik turun dan paruh yang terbuka saat bernapas. Keduanya berarti burung sudah bekerja keras hanya untuk mendapatkan udara.

2. Kenapa satu nama menutupi beberapa penyebab

Cairan di sekitar lubang hidung burung dapat menjadi tanda infeksi saluran napas atau infeksi sinus. Radang di kelopak mata pun bisa merupakan bagian dari infeksi saluran napas yang lebih luas, bukan penyakit mata semata.

Pada unggas, coryza disebabkan bakteri dan menular lewat air minum, pakan, udara, dan kontak langsung. Gejalanya dimulai dengan bersin, lalu cairan hidung yang semula bening dan encer berubah kental dan berbau, disertai bengkak di bawah mata. Pada unggas pula, kejadian penyakit ini cenderung meningkat saat pergantian musim dan saat curah hujan tinggi.

Pada burung kicau dan burung paruh bengkok, keluhan yang serupa bisa berasal dari:

  • Infeksi bakteri, virus, atau jamur pada saluran napas
  • Infeksi sinus
  • Tungau yang hidup di dalam saluran napas, yang paling sering ditemukan pada kenari dan finch

3. Yang sebaiknya tidak dilakukan

  • Jangan memberi obat yang dijual bebas sebelum penyebabnya jelas. Obat yang tidak cocok dengan penyebabnya membuang waktu, dan sebagian menutupi gejala sehingga keadaan sebenarnya sulit dinilai
  • Jangan menyatukan burung yang sakit dengan burung lain di sangkar yang sama
  • Jangan memandikan atau menyemprotnya saat napasnya sedang berat
  • Jangan menaruh sangkar di tempat berangin, di dekat asap dapur, atau di dekat asap rokok
  • Jangan menghentikan air minumnya

4. Yang bisa dikerjakan sambil menunggu

  • Pisahkan burung yang sakit ke sangkar sendiri, di ruangan yang tenang
  • Jaga ruangannya hangat dan tidak berangin, tanpa panas matahari langsung
  • Ganti air minum dan cuci tempatnya setiap hari
  • Cuci tangan sesudah memegang burung yang sakit, sebelum menyentuh burung lain
  • Rekam napasnya dari dekat selama sepuluh sampai dua puluh detik

Rekaman bunyi napas sangat membantu. Bunyi halus sering hilang begitu burung sadar sedang diperhatikan.

5. Yang biasanya dikerjakan dokter

  • Menilai napas, bunyinya, dan gerak ekornya
  • Memeriksa hidung, mata, dan daerah sinus di sekitarnya
  • Menimbang dan meraba tulang dada untuk menilai apakah badannya sudah menyusut
  • Menanyakan burung lain di rumah, burung yang baru datang, dan kebiasaan ikut lomba
  • Menentukan apakah perlu pemeriksaan lanjutan untuk mencari penyebabnya

6. Pertanyaan yang sering muncul

Apakah snot pada burung menular?

Bisa, tergantung penyebabnya. Karena itu burung yang beringus sebaiknya dipisahkan dulu dari burung lain sampai penyebabnya jelas.

Burung saya bersin sesekali, apakah itu snot?

Belum tentu. Yang lebih perlu diperhatikan yaitu bersin yang terus menerus, bersin yang disertai cairan hidung, dan burung yang mulai malas makan atau berhenti berbunyi.

Kenapa burung yang baru pulang dari lomba sering beringus?

Lomba dan pameran mempertemukan banyak burung dari tempat yang berbeda. Burung yang baru pulang sebaiknya dipisahkan dulu dan diperhatikan sebelum disatukan kembali.

Apakah snot bisa sembuh sendiri?

Sebaiknya jangan ditunggu. Keluhan napas pada burung dapat memburuk dalam waktu singkat, dan tanda pada bagian pertama halaman ini tidak termasuk yang boleh ditunggu.

Apakah bisa diperiksa di rumah?

Sebagian besar pemeriksaan awalnya bisa, dan burung biasanya lebih tenang di sangkarnya sendiri. Bila penyebabnya menuntut pemeriksaan laboratorium, itu disampaikan sejak awal.

Kalau ekornya naik turun atau paruhnya terbuka saat bernapas, hubungi sekarang

Sebutkan sejak kapan hidungnya basah, apakah cairannya bening atau kental, apakah matanya ikut bengkak, dan apakah dia masih makan. Kirim juga rekaman napasnya bila sempat.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya