Tanda kelinci sakit, dan mana yang tidak bisa ditunggu sampai besok
Pembuka
Tanda awal kelinci sakit jarang mencolok. Yang berubah biasanya kebiasaan kecil: pakan yang tersisa lebih banyak, kotoran yang lebih sedikit, atau kelinci yang tidak lagi menyambut saat Anda datang.
Halaman ini mengumpulkan tanda-tanda itu di satu tempat, lalu menunjuk halaman yang membahas tiap keluhan lebih rinci.
1. Yang tidak bisa ditunggu sampai besok
Hubungi dokter hari itu juga bila muncul salah satu dari ini:
- Tidak mau makan. Pada kelinci, keadaan ini tidak termasuk yang boleh ditunggu
- Kotoran berkurang drastis atau berhenti keluar
- Perut terlihat membesar atau terasa kencang
- Duduk membungkuk dan enggan bergerak
- Kepala miring, atau berjalan berputar
- Napas berat, atau napas lewat mulut
Kelinci tidak bisa muntah. Karena itu gangguan di saluran cernanya tidak punya jalan keluar lewat atas, dan keluhan pencernaan pada kelinci perlu ditanggapi lebih cepat daripada pada anjing dan kucing.
2. Tanda di pakan dan kotoran
- Pakan kering atau rumput yang tersisa lebih banyak dari biasanya
- Kotoran yang lebih kecil, lebih sedikit, atau bentuknya berubah
- Kotoran lembek, atau bulu di sekitar pantat yang basah dan kotor
- Minum jauh lebih banyak atau jauh lebih sedikit dari biasanya
Kelinci yang tidak mau makan dan kelinci yang mencret masing-masing punya halaman tersendiri di situs ini, karena keduanya termasuk keluhan yang paling sering terlambat ditangani.
3. Tanda di sikap dan gerak
- Tidak lagi menyambut atau mendekat seperti biasanya
- Lebih banyak bersembunyi
- Duduk membungkuk dengan mata setengah terpejam
- Enggan melompat, atau bergerak dengan kaku
- Menggeretakkan gigi dengan keras
4. Tanda di kepala, mata, dan hidung
- Bersin yang terus menerus, atau cairan dari hidung
- Bulu di bagian dalam kaki depan yang basah atau kusam, karena kaki itu dipakai untuk menyeka hidung dan mata
- Mata berair, atau keluar cairan
- Air liur berlebihan, atau dagu yang terus basah
- Kepala yang miring
5. Tanda di kulit dan bulu
- Bulu rontok yang tidak disertai tumbuhnya bulu baru
- Ketombe putih yang tebal di punggung
- Kulit bersisik, berkerak, atau kemerahan
- Menggaruk berlebihan
6. Yang sebaiknya tidak dilakukan
- Jangan menunggu sampai besok bila kelinci tidak mau makan
- Jangan memberi obat manusia atau obat hewan lain
- Jangan memandikannya saat dia sedang lemas
7. Yang bisa dikerjakan sambil menunggu
- Catat kapan terakhir dia makan dan kapan terakhir buang kotoran
- Foto kotorannya dan bagian tubuh yang terlihat berubah
- Jaga dia di tempat yang tenang dan tidak panas
- Pastikan air minum dan rumput kering tetap tersedia
8. Pertanyaan yang sering muncul
Kelinci saya diam saja seharian, apakah itu sakit?
Yang perlu diperhatikan yaitu bila diamnya disertai tidak mau makan, kotoran yang berkurang, atau duduk membungkuk.
Kenapa kelinci yang tidak mau makan harus cepat ditangani?
Saluran cerna kelinci perlu terus bergerak, dan kelinci tidak bisa muntah. Karena itu keadaan ini tidak termasuk yang boleh ditunggu sampai besok.
Kelinci saya menggeretakkan gigi, apakah itu tanda sakit?
Gemeretak halus sering terdengar saat kelinci merasa nyaman. Yang perlu diperhatikan yaitu gemeretak keras yang disertai duduk membungkuk dan enggan bergerak.
Apakah bisa diperiksa di rumah?
Sebagian besar pemeriksaan awalnya bisa, dan kelinci biasanya lebih tenang di tempatnya sendiri tanpa perjalanan.
Kalau dia tidak mau makan atau kotorannya berhenti, hubungi hari ini juga
Sebutkan kapan terakhir dia makan, kapan terakhir buang kotoran, dan tanda lain yang Anda lihat. Tiga keterangan itu sudah cukup untuk menilai seberapa cepat dia perlu ditangani.