Lompat ke isi
Kalyan Vet Kalyan Vet Ceritakan keluhannya

Distemper anjing: gejala, penularan, dan pencegahan lewat vaksin

Distemper anjing: gejala, penularan, dan pencegahan lewat vaksin

· 2 menit baca

Pembuka

Distemper disebabkan canine distemper virus dan menyerang hampir semua sistem tubuh anjing: napas, pencernaan, dan saraf. Belum ada obat yang membunuh virusnya, tetapi penyakit ini sangat bisa dicegah dengan vaksin.

Mengenali gejalanya sedini mungkin tetap penting. Di fase awal, penanganan yang cepat masih memperbesar peluang anjing bertahan.

1. Tahapan gejalanya

Fase pertama, sekitar hari ke-3 sampai ke-6, sering dikira flu biasa:

  • Demam
  • Ingus yang awalnya bening lalu kental kuning kehijauan
  • Mata merah, berair, dan belekan
  • Tidak mau makan dan lemas
  • Batuk kering yang lama-lama berdahak
  • Radang paru dengan batuk berat dan sesak napas
  • Mencret yang sering berdarah, dan muntah
  • Kekurangan cairan berat
  • Telapak kaki dan hidung mengeras serta menebal (hard pad)
  • Kejang
  • Kedutan otot yang menghentak berirama
  • Kepala miring dan koordinasi hilang
  • Lumpuh sebagian
  • Perubahan perilaku dan tampak linglung

Fase kedua, sekitar minggu ke-2 sampai ke-3, keadaan memburuk:

Fase ketiga, saat saraf terkena:

Anjing yang mencapai fase saraf peluangnya sangat kecil. Yang bertahan pun sering membawa kerusakan saraf yang menetap.

2. Cara penularannya

  • Lewat udara, dari percikan batuk dan bersin anjing yang sakit
  • Lewat sentuhan dengan cairan mata, hidung, urine, atau kotoran anjing yang sakit
  • Lewat benda yang tercemar, seperti mangkuk, kandang, dan pakaian orang yang baru memegang anjing sakit

Virusnya hanya bertahan beberapa jam di lingkungan, tetapi mudah menular di taman anjing, pet shop, dan tempat ramai lainnya. Anjing yang belum divaksin dan dibawa ke tempat seperti itu sangat berisiko.

3. Penanganan yang bisa dilakukan

Tidak ada obat yang membunuh virus distemper. Penanganannya berfokus pada:

  • Obat untuk mencegah atau mengobati infeksi bakteri tambahan, terutama radang paru
  • Cairan untuk mengatasi kekurangan cairan karena mencret dan tidak mau makan
  • Obat pengendali kejang pada fase saraf
  • Dukungan makan, termasuk selang makan bila anjing menolak makan
  • Isolasi ketat dari anjing lain, karena penyakitnya sangat menular

Penanganan seintensif ini umumnya memerlukan rawat inap. Makin awal ditangani, makin baik peluangnya.

Bila muncul kejang, sesak, atau lemas berat, kirim WhatsApp sekarang dan tulis EMERGENCY di awal pesan. Bila tidak bisa menunggu, segera ke klinik hewan terdekat.

4. Pencegahan lewat vaksin

Vaksin distemper termasuk vaksin inti untuk semua anjing, biasanya dalam satu suntikan kombinasi bersama perlindungan parvovirus, hepatitis, dan parainfluenza.

  • Anak anjing: divaksin beberapa kali dengan jarak beberapa minggu sampai rangkaiannya tuntas. Jadwal pastinya ditetapkan dokter menurut umur saat pemberian pertama.
  • Anjing dewasa yang belum pernah divaksin: tetap bisa dimulai, dengan susunan yang berbeda dari anak anjing.
  • Sesudahnya: diulang berkala sesuai anjuran dokter.

Jangan menunggu sampai anjing pernah bertemu anjing sakit. Vaksinasi bisa dilakukan di rumah, dan cara ini lebih aman untuk anak anjing yang belum boleh keluar.

5. Pertanyaan yang sering muncul

Bagaimana distemper menular ke anjing lain?

Lewat udara dari batuk dan bersin, lewat sentuhan dengan cairan mata, hidung, urine, atau kotoran anjing yang sakit, dan lewat benda yang tercemar seperti mangkuk dan kandang. Anjing tanpa vaksin di tempat ramai anjing paling berisiko.

Berapa umur anjing yang paling rentan terkena distemper?

Anak anjing di bawah 6 bulan paling rentan, karena daya tahannya belum matang dan perlindungan dari induk mulai memudar. Anjing tua dan anjing yang daya tahannya lemah juga rentan, sedangkan anjing yang vaksinnya lengkap relatif terlindungi.

Kapan anak anjing harus divaksin untuk mencegah distemper?

Rangkaian vaksin dimulai saat anak anjing masih berumur beberapa minggu, diulang sampai tuntas, lalu diulang berkala. Jangan bawa anak anjing ke taman atau pet shop sebelum rangkaian dasarnya selesai.

Apakah distemper anjing bisa menular ke kucing atau manusia?

Tidak. Virus distemper anjing tidak menulari kucing maupun manusia. Kucing punya penyakit yang kadang disebut distemper kucing, yaitu panleukopenia, tetapi penyebabnya virus lain dan vaksin anjing tidak melindungi kucing.

Bisa vaksin anjing di rumah untuk mencegah distemper?

Bisa. Dokter Kalyan Vet memberikan vaksinasi anjing di rumah di wilayah Jabodetabek. Sebutkan umur dan riwayat vaksinnya lewat WhatsApp, lalu jadwal dan perkiraan biaya kami sampaikan sebelum dokter berangkat.

Lengkapi vaksin anak anjing sebelum diajak keluar rumah

Sebutkan umur anjing, vaksin yang sudah diberikan beserta tanggalnya, dan pin lokasi. Bila anjing sudah bergejala, ceritakan gejalanya sejak kapan.

Bagikan: WhatsApp Facebook Telegram

Keadaan gawat? Tulis EMERGENCY di awal pesan

Ceritakan keluhannya

Sesak napas, kejang, tidak sadar, keracunan, atau berdarah tidak berhenti perlu ditangani saat itu juga. Kami melayani 24 jam: tulis EMERGENCY di awal pesan WhatsApp Anda agar tim kami memberikan tanggapan prioritas, siang maupun malam. Untuk keadaan yang membutuhkan oksigen, transfusi, atau rawat inap, dokter kami mengatakannya terus terang dan membantu merujuk ke fasilitas yang punya perlengkapannya.

Ceritakan keluhan anabul hari ini

Dokter kami datang ke rumah Anda di seluruh Jabodetabek.

Ringkasan layanan

AreaJabodetabek
Layanan24 jam, setiap hari
Kata kunci daruratEMERGENCY
Biaya kunjunganditanyakan lewat WhatsApp

Kami melayani 24 jam, termasuk malam hari. Kunjungan malam dihitung layanan darurat, dan rinciannya kami sampaikan lewat WhatsApp sebelum dokter berangkat. Untuk keadaan gawat, tulis EMERGENCY di awal pesan.

Ceritakan keluhannya
Ceritakan keluhannya